Penyebab pasti ADHD belum diketahui, tetapi faktor genetik, kelainan saraf, dan kelahiran prematur berperan. Biologis memainkan peran besar dalam risiko ADHD.
Baca Juga: 7 Manfaat Minyak Ikan untuk Anak, Bikin Anak Jenius hingga Kurangi Resiko ADHD
Apa Itu ADHD?
Dikutip dari halodoc.com, Minggu (24/3), Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah kondisi medis yang ditandai oleh perilaku impulsif dan hiperaktif. Gejalanya membuat kesulitan bagi anak-anak untuk berkonsentrasi pada satu hal.
Meskipun lebih umum pada anak-anak, gejala ADHD dapat berlanjut hingga usia remaja dan dewasa. ADHD memiliki tiga subtipe:
-
Hiperaktif-impulsif dominan: Menampilkan masalah hiperaktivitas dan perilaku impulsif.
-
Inatentif dominan: Kesulitan dalam mempertahankan perhatian, cenderung tidak fokus.
-
Kombinasi hiperaktif-impulsif dan inatentif: Menampilkan gejala hiperaktif, impulsif, dan kurangnya perhatian.
Apa Penyebab ADHD?