Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Nur Aisyah Menangis, Setahun Lebih Kasusnya Tak Ada Kejelasan

M Oscar Fraby • 2024-06-03 15:53:14
MENANGIS: Nur Aisyah menangis menceritakan kasus yang dialaminya setahun lalu, di Polda Kalsel, Senin (3/6). (Foto: Muhammad Oscar Fraby)
MENANGIS: Nur Aisyah menangis menceritakan kasus yang dialaminya setahun lalu, di Polda Kalsel, Senin (3/6). (Foto: Muhammad Oscar Fraby)

Prokal.co, Dengan berurai air mata, Nur Aisyah bercerita. Laporannya ke Polresta Banjarmasin yang sudah lebih setahun, tak kunjung ada kejelasan hukum.

Dia sendiri hingga saat ini masih menahan rasa sakit akibat dugaan pengeroyokan tujuh orang terhadap dirinya. Didampingi kuasa hukumnya, Aisah mendatangi Polda Kalsel untuk menanyakan kasusnya, Senin (3/6). “Sudah setahun lebih sejak laporan saya ke Polresta Banjarmasin, tapi sampai ini belum juga ada kejelasan,” ujar Aisyah sambil menyeka air matanya. 

Dengan kedatangannya ke Polda Kalsel, dia berharap kasus yang menimpanya ini ada titik terang. “Kasusnya sejak 18 April 2023, ada tujuh terduga pelaku yang saya laporkan,” tukasnya.

Dia bercerita, setahun silam dirinya datang ke rumah suaminya Amin, membereskan pakaian untuk pulang ke Madura. Aisah adalah istri kedua Amin pascaistri pertamanya meninggal dunia.

Saat beres-beres itu, dia langsung dikeroyok oleh tujuh orang yang masih ada hubungannya dengan sang suami.“Saya diusir dan tiba-tiba dikeroyok. Ditendang di kepala, dicakar hingga dicekik,” cerita Aisyah sambil terisak.

Dia menyayangkan salah satu terduga adalah istri oknum Polri atau Bhayangkari yang saat ini suaminya bertugas di Polda Aceh. “Saya menyangkan harusnya dia bisa menjadi panutan,” tukasnya.  Kuasa hukum Aisyah, Nizar Tanjung menegaskan, kasus dugaan pengeroyokan terhadap kliennya ini harus segera diproses, dan ada titik terang. “Sudah kami laporkan juga ke Mabes Polri belum lama tadi,” tekannya. 

Dia menyayangkan, penanganan proses laporan kliennya yang sudah lebih setahun tak kunjung ada kejelasan. “Sudah setahun lebih, sejak 18 April tahun lalu, tapi tak ada kejelasan. Padahal sudah ada juga hasil visum dilampirkan,” ujarnya menyayangkan. (*) 

Editor : Indra Zakaria