Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Penembakan di Depan THM Samarinda, Kapolres : Korban Terkena 4 Tembakan, Bagian Dada Perut Hingga Punggung

Muhamad Yamin • Senin, 5 Mei 2025 - 01:37 WIB
Lokasi penembakan korban.
Lokasi penembakan korban.

SAMARINDA - Peristiwa penembakan yang menewaskan satu orang di depan Tempat Hiburan Malam (THM) Jl Imam Bonjol Samarinda, Minggu 4 Mei 2025 subuh, pelakunya boleh dibilang profesional.

Korban ditembak oleh pelaku sebanyak empat kali. Di bagian dada sebanyak dua kali, perut kanan satu kali dan punggung satu kali.

"Luka tembakan ada 4," ujar Kapolres Samarinda Kombes Pol Hendri Umar saat dihubungi wartawan melalui sambungan handphone.

Kapolres Samarinda Kombes Pol Hendri Umar
Kapolres Samarinda Kombes Pol Hendri Umar

Hendri Umar mengungkapkan peristiwa penembakan terhadap pengunjung THM diketahui setelah adanya laporan ke polisi dari warga setempat pada pukul 04.30 wita.

Kemudian, korban dievakuasi oleh anggota kepolisian dibantu keluarga korban ke rumah sakit Dirgahayu. Saat itu, korban sudah meninggal dunia dan selanjutnya dibawa lagi ke Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie untuk otopsi.

Kapolres Samarinda pada siang hari saat berita ini diturunkan kepolisian sedang mengejar pelakunya dan belum ada saksi-saksi yang diperiksa. "Korban pengunjung (THM). Belum (pemeriksaan saksi) mas, nanti saya kabari," katanya.

Sebelumnya,seorang pengunjung salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Jl Imam Bonjol Samarinda, berinisial DIP usia 35 tahun tewas ditembak oleh orang tak dikenal, Minggu 4 Mei 2025 sekitar 04.00 WITA.

Korban ditembak ketika hendak masuk ke dalam mobil usai keluar dari THM. Kepolisian kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

Salah satu saksi di lokasi kejadian, Agus menjelaskan pelaku penembakan mengenakan pakaian serba hitam dan mengendarai motor matic. Ada empat kali tembakan terdengar dari senjata pelaku.

"Ada empat tembakan, terakhir itu dia membuang tembakan di depan crown ke arah udara untuk mengurai massa karena itu kan pas setelah bubaran," kata Agus kepada wartawan.

Sebelum menembak korban, pelaku sempat terlihat bolak-balik di depan THM menggunakan motornya mengenakan helm hitam. Lalu, pelaku parkir motornya 60 meter dari mobil korban.

"Penembak itu memarkirkan kendaraannya nggak jauh dari mobil korban, sekitar 60 meter, setelah itu mendatangi korban lalu ditembakan. Pas korban mau naik (mobi) langsung dicegat langsung ditembakkan. Posisi penembak sudah menunggu, pas korban lewat langsung kejadian," kata Agus.(*)

Editor : Indra Zakaria