Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Satu Tahanan yang Kabur dari Polsek Samarinda Tertangkap di Palangka Raya, Si Unyil Masih Diburu

Redaksi Prokal • 2025-10-27 09:09:14
Santos ditangkap di Palangka Raya.
Santos ditangkap di Palangka Raya.

SAMARINDA – Upaya pelarian Krisantus Dominikus Werong Lubur alias Santos (25), salah satu dari 15 tahanan yang kabur dari Polsek Samarinda Kota, berakhir di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Santos berhasil diciduk tim gabungan pada Minggu (26/10/2025) malam, sekitar pukul 22.30 WIB, saat bersembunyi di rumah kerabatnya di Jalan Janah Jari.

Penangkapan Santos merupakan hasil operasi lintas wilayah yang melibatkan Subdit Jatanras Polda Kaltim, Subdit 3 Jatanras Polda Kalteng, Unit Jatanras Polresta Palangka Raya, dan jajaran reskrim Polsek terkait.

Dari interogasi awal, Santos membeberkan bahwa ia melarikan diri bersama tahanan lain, M Yusril alias Unyil, melalui lubang kloset yang dijebol di sel tahanan. Setelah berhasil keluar, keduanya menumpang kendaraan dan menuju wilayah Kalimantan Tengah.

Mereka berpisah di kawasan Pulang Pisau, di mana Santos kemudian melanjutkan pelarian ke Palangka Raya. Ia akhirnya ditangkap tanpa perlawanan berarti.

Sinergi Lintas Polda Berhasil Amankan DPO

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya, Kompol M Rian Permana, melalui Kanit Jatanras Iptu Helmi Hamdani, membenarkan penangkapan tersebut dan memuji koordinasi cepat antar-satuan.

”Tim gabungan dari dua Polda bergerak bersama hingga berhasil mengamankan DPO (Daftar Pencarian Orang) tanpa perlawanan,” ujar Iptu Helmi, Minggu (26/10/2025).

Helmi menekankan, sinergi ini menunjukkan soliditas Polri dalam menanggulangi kasus kejahatan maupun pelarian tahanan yang melintasi batas daerah.

Santos kini diamankan di Rutan Polresta Palangka Raya untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, rekan pelariannya, M Yusril alias Unyil, masih buron dan menjadi target utama pengejaran aparat. ”Satu masih kita cari. Kami tekankan agar segera menyerahkan diri,” tutup Iptu Helmi, mengimbau Unyil untuk menyerah. (*)

Editor : Indra Zakaria