Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Puting Beliung Terjang Kamayahan, Enam Rumah Rusak

miminradar-Radar Banjarmasin • Selasa, 17 November 2020 - 16:14 WIB
BENCANA: Rumah salah satu warga di RT 02 Desa Kamayahan Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten HSU yang rusak diterjang Angin Puting Beliung.
BENCANA: Rumah salah satu warga di RT 02 Desa Kamayahan Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten HSU yang rusak diterjang Angin Puting Beliung.

AMUNTAI - Sebanyak enam rumah rusak di Desa Kamayahan Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Minggu (15/11) sekitar pukul 15.30 Wita sore.

Penyebab enam rumah warga di RT 02 desa tersebut rusak di bagian atap dan sebagian dinding akibat terjangan angin Puting Beliung.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten HSU dan Polsek Amuntai Utara telah berada di lokasi untuk mengevakuasi dan mendata kerusakan rumah yang terdampak bencana alam tersebut.

Kapolres AKBP Afri Darmawan SIK melalui Kapolsek Amuntai Utara Ipda Warsono mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin kencang tersebut. Tapi enam warga mengalami kerugian materi.

"Saat ini korban ditampung di kediaman keluarga ataupun tetangga. Dan warga juga melakukan gotong royong melakukan pembersihan atap dan rumah," kata Warsono melalui sambungan WhatsApp Senin (16/11).

Adapun Korban yang terkena dampak dari Angin Puting Beliung dengan kerusakan pada bagian atap rumah yakni rumah Syamlawi rusak sekitar 80 persen, Juairiyah rusak 40 persen, Abdul Sani rusak sekitar 80 persen.

Selanjutnya masih terang Warsono rumah milik Nordin rusak 40 persen, Jailani rusak sekitar 40 persen. Dan Rumah Nordin sekitar 10 persen.

"Kerugian ditaksir kurang lebih Rp100 juta. Korban nihil," lengkapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD HSU Sugeng Riyadi mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan korban bencana Puting Beliung di Desa Kamayahan.

"Dari informasi. Sebelum kejadian cuaca panas terik, lalu tiba-tiba gelap dan tak lama disusul Puting Beliung dan suara petir," ungkapnya.

Terakhir imbau Sugeng, warga tetap waspada pada kondisi cuaca ekstrim saat ini, mengingat HSU termasuk lokasi rentan bencana banjir dan angin kencang. (mar/bin/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Cuaca Extrem