Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Duel Maut di Jalan Kelayan A, Wali Tewas di Ujung Tombak Kawan Lama

izak-Indra Zakaria • Jumat, 15 September 2023 | 11:22 WIB
TERSANGKA UTAMA: Saidi (27) ketika diperiksa di Polsek Banjarmasin Selatan, Kamis (14/9). | FOTO: MAULANA/RADAR BANJARMASIN
TERSANGKA UTAMA: Saidi (27) ketika diperiksa di Polsek Banjarmasin Selatan, Kamis (14/9). | FOTO: MAULANA/RADAR BANJARMASIN

 Dua sekawan ini mengakhiri pesta minuman keras dengan duel berdarah. Satu tewas, satunya dibui. Insiden itu terjadi di Jalan Kelayan A Gang 12 Banjarmasin Selatan, Rabu (13/9) sore. Bunawi alias Wali, 40 tahun, warga Kelayan Dalam, tewas karena diserang dengan tombak. Ia mendapat luka di selangkangan, punggung kanan, dan lengan kiri. 

Seterunya adalah Saidi, 27 tahun, warga Jalan Kelayan B Gang Bersama. Di hadapan Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan Iptu Sudirno, Saidi bercerita sebelum kejadian ia bersama korban dan beberapa teman lainnya menggelar pesta alkohol di Taman Maskot Bekantan, Siring Pierre Tendean, Banjarmasin Tengah. Dalam kondisi mabuk, Bunawi bertanya kepada Saidi, siapa gerangan kawan yang sering mengatainya. Yang ditanya membantah. 

Tetapi Bunawi terus menerus menekannya untuk bicara. “Bunawi bilang kalau ada yang tidak suka sama dirinya, tetapi tidak saya benarkan,” kisahnya.

Usai dari situ, mereka bubar, pulang ke rumahnya masing-masing. Baru tiba di rumah, Bunawi malah datang. Kembali mencecar Saidi, bahkan menantang duel.

Tantangan itu diladeninya. Lokasi duel pun ditetapkan, di Gang 12. Saidi bergegas berangkat dengan membawa tombaknya. Di lokasi, Bunawi sudah siap dengan sebilah mandau. Pertarungan diawali dengan bincang santai yang kian memanas. Merasa terancam, Saidi menghujamkan tombaknya.

Mengenai selangkangan kiri korban. Pada jurus berikutnya, Saidi mengincar punggungnya. “Tak ada maksud menghabisinya, kami teman lama. Makanya saya cuma mengincar pahanya. Tetapi dia coba menyerang saya. Andaikan tak membela diri, saya lah yang terluka,” katanya. Melihat korban terkapar, Saidi kabur. Tombak ia tinggalkan di TKP. “Saya lari ke Lokasi III (masih kawasan Banjarmasin Selatan). Bingung mau ke mana. Setelahnya saya ditangkap,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan Iptu Sudirno mengatakan, keduanya sama-sama dalam pengaruh alkohol. 

Usai perkelahian, korban dievakuasi warga setempat ke Rumah Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin. Dalam perawatan tim medis, sekitar pukul 19.00 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia.

Melibatkan Resmob Polda Kalsel dan Macan Satreskrim Polresta Banjarmasin, pelaku berhasil dibekuk. “Kami amankan sekitar pukul 21.20 Wita. Kami tangkap ketika ia berada di pinggir Jalan Lokasi III Basirih Selatan,” jelas Sudirno. Barang bukti tombak juga telah ditemukan. “Senjata sudah kami temukan, diamankan seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian,” tambahnya. 

Atas perbuatannya, pelaku diancam Pasal 340 subsider 338 subsider 351 ayat 3 KUHP.
Polisi ternyata sudah tak asing dengan Saidi. “Dia pernah dua kali masuk penjara karena kasus narkotika,” tutupnya. (lan/az/fud)

 
 
 

 

 
 
 
Editor : izak-Indra Zakaria