BALIKPAPAN-Konvoi truk pengangkut batu bara yang melintasi jalan di Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, belakangan menimbulkan konflik dengan warga. Warga Kecamatan Batu Sopang yang resah dengan hilir mudik truk pengangkut emas hitam dari Kalsel bahkan sempat melakukan blokade beberapa hari lalu.
Blokade yang dilakukan warga ternyata mendapat perlawanan sejumlah sopir. Mereka nekat menerobos blokade warga.
Menanggapi kisruh truk pengangkut batu bara dengan warga Batu Sopang tersebut, Kapolda Kaltim Irjen Nanang Avianto mengaku sudah memerintahkan Kapolres Paser untuk segera menyelesaikan.
"Saya sudah perintahkan Kapolres Paser cek kembali lagi di sana. Harus segera selesaikan, ada masalah apa," kata Nanang, Jumat (29/12).
Jika mengacu Perda nomor 10 tahun 2012, tentang penyelenggaraan jalan umum dan jalan khusus untuk kegiatan pengangkutan batu bara dan kelapa sawit.
Nanang pun menegaskan segera menindak jika memang ada pelanggaran yang dilakukan truk batu bara tersebut. "Kalau memang ada pelanggaran lalu lintas silahkan saja diproses. Kita sudah menekankan kalau memang tidak bisa diperingatkan (truk batu bara) upayakan penegakan hukum," kata Nanang.
Nanang juga berpesan kepada warga untuk berusaha menjaga kondusifitas dan menahan diri.
"Harus saling menjaga supaya tidak ada permasalahan baru lagi. Kita harus saling menahan diri," jelasnya.
Sebelumnya viral di media sosial aksi pengadangan truk batu baru yang dilakukan warga Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.
Berdasarkan pengakuan warga, truk itu berencana untuk ke pelabuhan batu bara di Kecamatan Kuaro. Aktifitas truk itu diketahui sudah berjalan beberapa bulan terakhir. (hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan