JELANG akhir pekan lalu, situasi padat di Jalan Cendana, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, bertambah padat dengan adanya adu mulut sesama pengguna roda dua. Lantaran bersenggolan ketika melintas beriringan, adu mulut yang sejatinya diabaikan pengendara lain, justru berakhir dengan penganiayaan yang dilakukan WW, perempuan muda yang dibonceng suaminya.
Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Zainal Arifin melalui Kanit Reskrim Ipda Johan Liu mengungkapkan, berdasar laporan yang diterima, korban berjalan dengan rekannya, dan tak sengaja menyenggol motor yang ditumpangi WW. Pelaku yang kala itu menggendong anaknya lantas berhenti.
"Jadi memang sempat ada cekcok antara pelaku dengan korban. Bicara dengan nada tinggi, pelaku langsung melayangkan pukulan ke korban,” beber Johan. Wajah korban mendapat tiga pukulan. “Tapi korban sempat menghalau pukulan,” imbuhnya.
Keributan itu sontak membuat warga sekitar melerai perkelahian tersebut. Namun, korban yang merasa tak terima dengan perbuatan WW memilih jalan melanjutkan perkara hukum tersebut. “Korban juga sudah visum, dan ada beberapa keterangan saksi yang kami peroleh,” tegasnya.
Keberadaan WW diketahui petugas yang tinggal tak jauh dari markas utama kepolisian Samarinda. Pelaku diamankan dan ditahan di Polsek Sungai Kunjang. “Pada intinya gara-gara senggolan di jalan, pelaku tidak terima,” kuncinya. (dra/k8)
Editor : Indra Zakaria