Sebuah mobil Mitsubishi Expander dengan nopol KT 1*** IG rusak akibat ulah jukir liar (jukir) yang biasa mangkal di sekitar Mie Gacoan, Jalan Wahid Hasyim 1, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Minggu (11/8) malam. Akibatnya ulah jukir liar tersebut, mobil mengalami kerusakan di bagian kaca depan.
Dari informasi, kejadian pengrusakan bermula saat mobil dikemudikan YM (48), warga Jalan Wahid Hasyim 1, Samarinda, bersama istri dan dua anaknya melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 22.00 Wita. Selang tak berapa lama terjadi kecelakaan tepat di belakang mobil tersebut. Warga termasuk beberapa orang jukir yang ada di sekitar lokasi pun berdatangan ke lokasi kecelakaan.
"Nah, pengendara mobil ini melihat bahwa korban kecelakaan justru tidak dibantu. Malah kendaraan yang terlibat kecelakaan yang diurus," kata Ferdi (39), warga sekitar yang menjadi saksi mata.
Melihat hal itu, pengendara Expander berniat membantu dengan memberikan kode dengan cara membunyikan klakson. Namun, bunyi klakson sebanyak dua kali ini justru ditanggapi sinis oleh beberapa jukir. Dari sinilah awal selisih paham terjadi.
"Beberapa jukir marah. Dan salah satunya langsung naik ke kap mobil. Kemudian menendang kaca depan hingga pecah," imbuh Ferdi. Lantaran terjadi pengrusakan, seluruh penumpang di dalam mobil kaget dan ketakutan.
Beberapa warga berupaya mendinginkan situasi. Sementara jukir yang melakukan pengrusakan langsung kabur. Akibat ulah tidak menyenangkan ini, pemilik Expander melapor ke polisian.
"Atas dasar laporan tersebut, kami mengamankan satu pelaku pengrusakan. Dan memburu pelaku lainnya," kata Kapolsekta Sungai Pinang, AKP Rahmad Aribowo, Selasa (13/8). Selain mengamankan seorang jukir, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti mobil Expander yang mengalami kerusakan akibat jukir tersebut.
"Kasus ini masih kami dalami dan kembangkan. Dan mencari jukir lainnya yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut," tukas Kapolsekta. (kis/nha)