Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Residivis Curanmor Babak Belur Diamuk Massa di Sampit, Kepergok Beraksi Dini Hari

Indra Zakaria • 2026-02-07 11:45:00
Ilustrasi borgol
Ilustrasi borgol

SAMPIT – Aksi nekat seorang pencuri motor di Jalan Jeruk III, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, berakhir tragis. Pelaku menjadi bulan-bulanan warga yang geram setelah kepergok saat melancarkan aksinya pada Jumat (6/2/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Kejadian bermula ketika pelaku mencoba menggasak sebuah sepeda motor milik warga. Namun, aksinya tidak berjalan mulus karena korban menyadari kehadiran orang asing di kediamannya. Teriakan korban seketika memancing kedatangan warga sekitar yang masih terjaga. Tak ayal, bogem mentah mendarat bertubi-tubi ke tubuh pelaku hingga ia babak belur.

Kemarahan warga semakin tersulut setelah beredar informasi bahwa pelaku merupakan seorang residivis dalam kasus yang sama. Menurut keterangan Angga, salah satu warga setempat, pelaku diduga kuat sudah sering melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut.

"Pelaku kepergok langsung oleh korban saat beraksi. Kabarnya dia ini residivis kasus serupa, makanya warga sangat emosi," ujar Angga.

Beruntung bagi pelaku, kemarahan massa berhasil diredam sebelum berakibat lebih fatal. Pelaku kemudian diamankan dan diserahkan ke Mapolsek Ketapang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Ketapang, AKP Anis, mengonfirmasi penangkapan terduga pelaku curanmor tersebut. Saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif untuk melakukan pengembangan lebih lanjut, mengingat ada dugaan keterlibatan pelaku dalam jaringan pencurian motor di wilayah Sampit.

"Pelaku sudah berada di Polsek Ketapang. Kasusnya masih kami kembangkan untuk melihat kemungkinan TKP lainnya. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah pemeriksaan selesai," jelas AKP Anis kepada Radar Sampit.

Merespons maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor belakangan ini, AKP Anis mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkirkan kendaraan di luar rumah. Ia menyarankan penggunaan kunci ganda sebagai langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.(*)

Editor : Indra Zakaria