Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

DPRD Luwu Sambangi Kukar, Pelajari Tata Kelola dan Inovasi Digital Desa Batuah

Elmo Satria Nugraha • 2025-11-04 20:03:23
Anggota DPRD Kukar Johansyah menyambut rombongan Pansus DPRD Kabupaten Luwu (Ist/Humprop DPRD Kukar)
Anggota DPRD Kukar Johansyah menyambut rombongan Pansus DPRD Kabupaten Luwu (Ist/Humprop DPRD Kukar)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi tujuan studi banding bagi daerah lain. Kali ini, giliran Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang melakukan kunjungan kerja ke Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Jumat (31/10).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Anggota DPRD Kukar, Johansyah, bersama perangkat Desa Batuah. Dalam pertemuan itu, rombongan DPRD Luwu mempelajari dua hal penting yang telah berhasil diterapkan di Kukar: mekanisme pemilihan dan pemberhentian kepala desa, serta pengelolaan pusat informasi desa berbasis digital.

Menurut Johansyah, kehadiran DPRD Luwu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kutai Kartanegara. Ia menilai, kunjungan ini menunjukkan bahwa Kukar kini menjadi rujukan bagi daerah lain dalam penerapan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan modern.

“Ini kunjungan pertama DPRD Luwu ke Kukar. Mereka tertarik dengan Peraturan Daerah yang kita miliki tentang pemilihan dan pemberhentian kepala desa. Kukar dinilai cukup maju dalam hal penegakan regulasi dan pembinaan pemerintahan desa,” ujarnya.

Selain membahas regulasi, rombongan DPRD Luwu juga menaruh perhatian khusus pada inovasi digital Desa Batuah, yang dikenal sebagai salah satu desa terbaik di Kukar dalam hal transparansi dan pelayanan publik.

Desa Batuah telah mengembangkan Pusat Informasi Desa (PID) berbasis daring yang memungkinkan masyarakat mengakses data dan layanan secara terbuka. Inovasi ini bahkan mengantarkan Batuah meraih penghargaan nasional di bidang pengelolaan informasi desa.

“Mereka juga ingin belajar soal pengelolaan pusat informasi desa. Batuah ini menjadi contoh nyata bagaimana desa bisa transparan, akuntabel, dan partisipatif dalam pelayanan publik,” lanjut Johansyah.

Johansyah menilai, kunjungan semacam ini penting untuk memperkuat jaringan kerja sama antar-daerah dalam memperbaiki sistem pemerintahan di tingkat desa. Ia berharap hasil kunjungan tersebut dapat menginspirasi Kabupaten Luwu dalam mengembangkan pemerintahan desa yang berbasis teknologi dan partisipasi masyarakat.

“Kukar siap berbagi pengalaman. Semoga apa yang dipelajari di sini bisa menjadi inspirasi untuk Luwu dalam mengembangkan desa digital dan memperkuat tata kelola pemerintahan di wilayah mereka,” ujarnya.

Kunjungan DPRD Luwu disambut hangat oleh Pemerintah Desa Batuah. Dalam kesempatan itu, perangkat desa memamerkan berbagai capaian pembangunan, termasuk layanan publik terintegrasi dan sistem informasi berbasis daring.

Kehadiran tamu dari luar daerah disebut menjadi dorongan semangat bagi aparatur desa untuk terus berbenah dan berinovasi. Pemerintah Desa Batuah menegaskan komitmennya untuk menjadikan desa ini sebagai model pemerintahan digital dan keterbukaan informasi di Kukar.

Johansyah menutup pertemuan dengan apresiasi tinggi terhadap semangat perangkat desa Batuah yang terus berinovasi.

“Kami bangga karena desa di Kutai Kartanegara diminati sebagai referensi nasional. Ini bukti bahwa desa-desa di Kukar mampu bersaing dan menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria