PROKAL.CO, TENGGARONG – Pergantian sejumlah kepala dinas (Kadis) dan camat mewarnai pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang digelar di Pendopo Odah Etam, Jumat (6/2/2026). Rotasi ini menjadi bagian dari penyegaran birokrasi yang diharapkan menghadirkan energi baru dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Pelantikan dipimpin langsung Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, Ketua DPRD Ahmad Yani. Aulia menegaskan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal lumrah dalam pemerintahan daerah, sekaligus bagian dari proses peremajaan organisasi agar kinerja aparatur tetap terjaga.
“Kami berharap, dengan semangat baru ini, implementasi visi besar Kukar Idaman Terbaik periode 2022–2026 dapat berjalan lebih optimal,” ujar Aulia.
Menurutnya, rotasi jabatan penting dilakukan untuk mencegah munculnya zona nyaman yang berpotensi menurunkan semangat dan kinerja aparatur. Dengan pergantian posisi, diharapkan muncul motivasi dan perspektif baru dalam menjalankan tugas.
“Ketika seseorang terlalu lama berada di satu posisi, sering kali muncul zona nyaman. Itu yang ingin kita hindari agar kinerja tetap terjaga,” tegasnya.
Dalam mutasi tersebut, sejumlah jabatan strategis kepala perangkat daerah mengalami pergantian. Martina Yulianti yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong kini dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar. Heriansyah bergeser dari Inspektur Daerah menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Sementara itu, Ridha Darmawan yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD Kukar kini menempati posisi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Rotasi juga menyasar Rinda Desianti dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menjadi Kepala Dinas Sosial.
Selanjutnya, Bahari Jokosusilo beralih dari Kepala Badan Pendapatan Daerah ke jabatan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah. Posisi yang ditinggalkannya sebelumnya diisi oleh Maman Setiawan, yang kini ditugaskan sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Adapun Muhamad Taufik berpindah dari Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan ke jabatan Kepala Dinas Perkebunan.
Penyegaran mutasi juga menyentuh level kecamatan. Sejumlah camat berganti, yakni Camat Muara Kaman Nadi Baswan, Camat Tabang Asmi Riyandi Elvandar, Camat Tenggarong Seberang Sukono, serta Camat Tenggarong Syukur Budi Santoso.
Bupati Aulia menambahkan, untuk jabatan pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih diisi pelaksana tugas (Plt), pengisian definitif tetap harus dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka. Hal tersebut sejalan dengan penerapan manajemen talenta ASN yang mulai diterapkan di lingkungan Pemkab Kukar.
“Manajemen talenta sudah mulai kita terapkan, meski belum sepenuhnya utuh. Untuk jabatan yang masih kosong, seleksi terbuka tetap harus dilakukan. Harapannya, dalam waktu tidak lebih dari satu bulan, proses itu bisa kita selesaikan,” ujarnya.
Dengan penyegaran mutasi ini, Pemkab Kukar berharap kinerja perangkat daerah dan kecamatan semakin solid, responsif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan serta pelayanan publik ke depan. (moe)
Editor : Indra Zakaria