Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bukan Sekadar Infrastruktur, Andi Harun Pilih Jaga Warisan Leluhur

Redaksi Prokal • 2026-02-10 21:44:48
Wali Kota Samarinda Andi Harun menghadiri Kaseh Selamat sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di Kedaton Kesultanan Kutai, Senin (9/2/2026).
Wali Kota Samarinda Andi Harun menghadiri Kaseh Selamat sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di Kedaton Kesultanan Kutai, Senin (9/2/2026).

TENGGARONG – Suasana khidmat menyelimuti Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura pada Senin pagi. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, hadir langsung untuk menemui Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin, dalam prosesi Kaseh Selamat yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 sang Sultan. Kehadiran ini menjadi simbol kuat betapa pemerintah daerah menaruh hormat setinggi-tingginya terhadap sejarah dan adat istiadat yang telah lama mengakar di tanah Kalimantan Timur.

Dalam prosesi yang sarat akan makna tradisi tersebut, Andi Harun menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga jati diri daerah. Di tengah derasnya arus modernisasi dan transformasi wilayah, ia menegaskan bahwa lembaga adat seperti Kesultanan Kutai Kartanegara adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari identitas masyarakat. Menurutnya, pemerintah memiliki kewajiban moral untuk memastikan bahwa nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur tetap terjaga dan dirawat dengan baik.

Andi Harun berpendapat bahwa kemajuan sebuah daerah tidak boleh hanya dipandang dari sisi fisik seperti pembangunan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, keberhasilan pembangunan yang sejati terletak pada kemampuan masyarakatnya dalam merawat persatuan dan kearifan lokal. Ia menekankan bahwa modernisasi seharusnya berjalan seiring dengan pelestarian budaya, karena tanpa akar yang kuat, arah pembangunan suatu bangsa akan kehilangan maknanya.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak Kesultanan diharapkan dapat terus diperkuat untuk menjamin keberlanjutan budaya bagi generasi mendatang. Hubungan harmonis ini dianggap vital agar nilai-nilai luhur tetap hidup dan menjadi kompas bagi anak muda dalam menghadapi tantangan zaman. Momentum Kaseh Selamat ini pun menjadi refleksi panjang atas perjalanan peradaban Kutai yang tetap eksis dan lestari hingga saat ini.

Menutup kunjungannya, Andi Harun kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Samarinda untuk terus mendukung setiap upaya pelestarian adat di Kalimantan Timur. Ia meyakini bahwa selama masyarakat masih menghormati adat dan budayanya, maka keharmonisan serta persatuan akan tetap terjaga dengan kokoh. Warisan nilai inilah yang menjadi amanah besar untuk terus dititipkan kepada generasi yang akan datang agar mereka tidak kehilangan identitas aslinya. (*)

Editor : Indra Zakaria