Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Lelaki Asal Samarinda Dilaporkan Tenggelam di Loa Kulu, Sandal dan Baju Ditemukan di Tepi Sungai

Elmo Satria Nugraha • Jumat, 15 Mei 2026 | 22:56 WIB
Pihak tim gabungan meninjau lokasi terlapornya J tenggelam (Istimewa)
Pihak tim gabungan meninjau lokasi terlapornya J tenggelam (Istimewa)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Seorang lelaki asal Kota Samarinda dilaporkan diduga tenggelam di perairan Sungai Mahakam, kawasan Pasiran, Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (14/5/2026) malam. Korban hilang usai pergi mencuci pakaian di tepi sungai.

Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah warga menemukan sandal dan pakaian cucian milik korban di pinggir Sungai Mahakam. Hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryawinata, mengatakan korban diketahui bernama Js. Laporan diterima petugas setelah keluarga dan warga curiga korban tak kunjung muncul sejak sore. “Informasi awal pada Kamis sekitar pukul 18.00 WITA. Saudara Js pergi ke pinggir Sungai Mahakam untuk mencuci baju tapi belum kembali. Di TKP kami temukan sandal dan baju cucian milik korban,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Mendapat laporan tersebut, Satgas SAR BPBD Kukar yang sedang piket langsung bergerak menuju lokasi bersama aparat kepolisian untuk melakukan pengecekan awal. Korban diketahui merupakan pria kelahiran Samarinda, 2 Februari 1972. Ia tercatat sebagai warga Jalan S. Riyadi Gang 4 RT 014, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Setibanya di lokasi, petugas mendapat informasi dari saksi yang menyebut korban diduga sempat terlihat tenggelam di aliran Sungai Mahakam. “Setelah anggota ke TKP sudah dapat informasi positif, ada saksi bahwa korban memang tenggelam. Maka kami sudah koordinasi dengan anggota BPBD untuk melakukan penyisiran,” lanjut Eko.

Hingga kini proses pencarian masih dilakukan. BPBD Kukar berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi menggunakan peralatan SAR.

Petugas juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Mahakam agar lebih waspada, terutama saat berada di tepian sungai pada malam hari maupun saat kondisi arus berubah. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#kutai kartanegara