Iduladha 1447 Hijriah, Pedagang Hewan Kurban di Tenggarong Turunkan Stok Penjualan
Elmo Satria Nugraha• Rabu, 20 Mei 2026 | 16:22 WIB
Lapak hewan kurban Mitra Abadi, Jo di Kelurahan Sukarame, Tenggarong (Elmo/Prokal.co)
PROKAL.CO, TENGGARONG - Penantian satu tahun Jo, seorang pedagang hewan kurban di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mesti dijalani dengan sabar. Berbeda dengan penjualan tahun sebelumnya, Jo harus menyesuaikan kondisi ekonomi masyarakat dengan mengurangi stok dagangnya.
Di lapak sederhananya di bertajuk Kurban Mitra Abadi di Jalan Ahmad Dahlan, RT 07, Kelurahan Sukarame. Jo mengatakan di Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini, ia menyiapkan 18 ekor sapi dan sekitar 15 ekor kambing—nominal yang turun drastis dari tahun 2025.
"Kalau (tahun) kemarin banyak mas. Sekitar 40-an ekor sapi ada di belakang. Kalau kambing sekitar 50-an lebih. Sampai ditaruh di belakang juga," cerita Jo kepada awak media, Rabu (20/5/2026).
Saat ini, sudah ada sekitar 10 ekor hewan kurban terjual di lapak Jo. Untuk taraf harga hewan kurban ini, Jo pastikan tidak berubah dari tahun sebelumnya. Sapi per ekornya berkisar dari Rp18 sampai Rp23 juta. Sedangkan kambing dari Rp4 hingga 6,5 juta per ekornya, menyesuaikan ukuran.
"Hewan ini biasanya kami ambil dari banyak peternak. Ada yang lokal, sebagian ada yang ambil dari sapi Bali," lanjutnya.
Di tahun 2026 ini, Iduladha jatuh pada tanggal 26 dan 27 Mei. Jo pesimis dengan target penjualan yang berlebihan. Ia belum berani menambah stok yang ada. Untuk itu ia memutuskan untuk menghabiskan stok hewan kurban yang ada dahulu.
"Sementara habiskan yang ada dulu," sambungnya.
Tidak adanya kenaikan tarif dikarenakan adanya biaya transportasi. Namun seringkali pembeli berasal dari Tenggarong, kecamatan terdekat, hingga Kembang Janggut. Pun hewan kurban ini akan mendapat pengecekan kesehatan dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, bahkan dikabarkan langsung ditinjau Bupati Aulia Rahman Basri.
"Katanya sudah ada kabar pengecekan bentar lagi langsung sama Bupatinya juga. Biasanya H-3 atau H-4 langsung ke sini buat cek kesehatan," tutup Jo. (moe)