PROKAL.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan berbagai persiapan teknis menyusul kesiapan daerah tersebut menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026.
Berbagai kebutuhan pelaksanaan mulai dipetakan, mulai dari venue utama, penginapan kafilah, transportasi, hingga dukungan pelayanan kesehatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono mengatakan kesiapan tersebut telah dipaparkan langsung kepada Bupati Kukar setelah adanya surat dari LPTQ Provinsi terkait kesediaan Kukar menjadi penyelenggara MTQ tingkat provinsi.
“Venue sudah kami siapkan, termasuk tempat pendaftaran ulang, venue utama, lokasi cabang lomba, inventarisasi hotel, kesiapan kamar, hingga layanan transportasi dan catering,” ujarnya, Kamis (28/5/2026) kemarin.
Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah memastikan seluruh kebutuhan dasar penyelenggaraan dapat terpenuhi apabila Kukar resmi ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ Kaltim 2026.
Tak hanya venue perlombaan, Pemkab Kukar juga mulai mendata dukungan layanan kesehatan serta kesiapan penyedia jasa yang nantinya dilibatkan selama kegiatan berlangsung.
Sunggono menyebut hasil pemaparan tersebut mendapat respons positif dari Bupati Kukar yang menyatakan kesiapan daerah untuk menjadi tuan rumah event keagamaan terbesar tingkat provinsi tersebut.
Di tengah kondisi penyesuaian keuangan daerah, Pemkab Kukar memastikan pelaksanaan MTQ tidak akan menambah beban anggaran baru secara signifikan.
Pemerintah daerah memilih melakukan strategi penggeseran anggaran dari kegiatan MTQ tingkat kabupaten untuk mendukung kebutuhan MTQ tingkat provinsi.
“Nanti kita menggeser anggaran MTQ tingkat kabupaten untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi,” jelasnya.
Skema tersebut direncanakan masuk dalam pembahasan anggaran perubahan sehingga pelaksanaan MTQ Provinsi Kaltim ditargetkan dapat berlangsung pada November 2026.
Selain sukses penyelenggaraan, Pemkab Kukar juga menargetkan dampak ekonomi dari kegiatan tersebut dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor jasa.
Kegiatan MTQ dinilai berpotensi menggerakkan ekonomi lokal karena akan menghadirkan peserta dan tamu dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
“Harapan kami penyelenggaraan sukses, sukses prestasi, sukses untuk UMKM, dan juga sukses dalam pertanggungjawaban pelaksanaan,” pinta Sunggono.
Sementara terkait komposisi dewan hakim atau dewan juri, Pemkab Kukar menyebut unsur penilaian nantinya akan melibatkan pihak pusat, provinsi hingga kabupaten/kota sesuai arahan dari LPTQ Provinsi.
Dengan persiapan awal yang mulai dimatangkan, Pemkab Kukar optimistis pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kaltim 2026 dapat berjalan maksimal sekaligus memperkuat citra Kukar sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai event berskala besar. (moe)
Editor : Indra Zakaria