Rahmat Dermawan Ingatkan Agar Pembangunan Pariwisata Jangan Jauh dari Kepentingan Warga
Elmo Satria Nugraha• Selasa, 2 Juni 2026 | 18:15 WIB
Anggota DPRD Kukar Rahmat Dermawan (Istimewa)
PROKAL.CO, TENGGARONG – Pembangunan sektor pariwisata tidak boleh hanya diukur dari banyaknya destinasi baru yang dibangun atau megahnya infrastruktur penunjang. Yang lebih penting, manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat, baik melalui peningkatan kesejahteraan maupun kualitas hidup.
Pandangan itu disampaikan Anggota DPRD Kutai Kartanegara, Rahmat Dermawan, saat mengikuti pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pariwisata bersama Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Rapat Sapta Pesona.
Di tengah upaya daerah menjadikan pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi baru, Rahmat mengingatkan agar arah pembangunan tidak kehilangan tujuan utamanya, yakni menghadirkan manfaat nyata bagi warga.
“Ini adalah salah satu contoh untuk menemukan kebahagiaan masyarakat kita. Kita mau membangun apa pun sebanyak-banyaknya di daerah, tetapi kalau warganya tidak bahagia, tentu tujuan pembangunan itu tidak tercapai,” ujarnya.
Rahmat melihat sektor pariwisata memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun keberhasilannya tidak cukup diukur dari jumlah kunjungan wisatawan atau bertambahnya objek wisata, melainkan dari seberapa besar peluang ekonomi yang tercipta bagi masyarakat sekitar.
Karena itu, pengembangan destinasi wisata perlu dibarengi dengan penguatan ekonomi lokal, pemberdayaan pelaku usaha kecil, serta keterlibatan masyarakat dalam aktivitas kepariwisataan.
Politisi muda PDI Perjuangan ini juga mendorong agar Raperda Pariwisata yang tengah dibahas tidak hanya menjadi payung hukum pengembangan destinasi wisata. Regulasi itu diharapkan mampu memastikan manfaat ekonomi dan sosial dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang berada di sekitar kawasan wisata.
Rahmat meyakini, keberadaan destinasi wisata akan lebih bermakna apabila mampu membuka lapangan usaha, meningkatkan pendapatan warga, serta memperkuat identitas dan kebanggaan daerah.
“Poinnya adalah semangat yang sama, yaitu kebahagiaan masyarakat. Itu yang paling penting,” katanya.
Melalui regulasi yang sedang disusun, DPRD berharap pembangunan sektor pariwisata di Kalimantan Timur, termasuk di Kutai Kartanegara, tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, sektor ini harus menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang menjadi bagian utama dari pembangunan daerah. (moe)