PROKAL.CO, TENGGARONG – Seorang nelayan tradisional di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, Minggu (2/8/2026). Hingga sore hari, korban masih dalam proses pencarian oleh aparat kepolisian bersama tim gabungan dan relawan.
Korban diketahui bernama Achdar Has (64), warga RT 019 Desa Jembayan yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan merawai ikan di sepanjang alur Sungai Mahakam wilayah Pongkor hingga Jembayan.
Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan pihaknya menerima laporan dugaan orang tenggelam sekitar pukul 12.00 WITA dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian di Perairan Sungai Mahakam RT 019 Desa Jembayan.
“Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai nelayan merawai ikan di sepanjang alur sungai wilayah Pongkor hingga Jembayan RT 19,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula sekitar pukul 06.30 WITA ketika seorang saksi berangkat mengantar penumpang atau kru kapal melalui jalur sungai menuju wilayah Harapan Baru menggunakan sarana transportasi air.
Sekitar pukul 08.00 WITA, saat kembali dari Harapan Baru dan melintas di sekitar lokasi kejadian, saksi melihat perahu milik korban dari kejauhan dalam keadaan hanyut atau terapung tanpa pengemudi maupun penumpang di atasnya.
Saksi kemudian mendekati perahu tersebut untuk memastikan keberadaan korban. Setelah diperiksa, Achdar Has tidak berada di atas perahu yang biasa digunakannya untuk mencari ikan dengan cara merawai.
Perahu yang ditemukan merupakan kapal ketinting berwarna biru putih yang masih berisi alat-alat pemancingan milik korban.
Mengetahui adanya perahu kosong yang hanyut di alur sungai tempat korban biasa bekerja, saksi segera menginformasikan temuan tersebut kepada warga sekitar.
Warga kemudian menghubungi anak kandung korban untuk memastikan apakah korban sudah kembali ke rumah. Namun pihak keluarga menyatakan korban belum pulang sejak berangkat bekerja pada pagi hari.
“Berdasarkan temuan perahu kosong di alur perairan tempat korban biasa bekerja serta konfirmasi dari pihak keluarga, korban diduga kuat jatuh dan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam RT 019 Desa Jembayan,” jelas Hari.
Setelah menerima laporan, Polsek Loa Kulu langsung melakukan sejumlah langkah penanganan, antara lain mendatangi tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Kukar, Damkarmatan Kukar, dan relawan Kamaseku, serta mendata identitas saksi dan korban.
Pencarian terhadap korban masih terus dilakukan dengan menyisir area sungai di sekitar lokasi ditemukannya perahu. Polisi juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sepanjang Sungai Mahakam untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.
Hingga berita ini diturunkan, Achdar belum ditemukan dan proses pencarian oleh tim gabungan masih terus berlangsung. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co