Kukar Terima 11 Pompa Air Bantuan Pusat, Difokuskan Halau Karhutla dan Selamatkan Sawah Warga

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 23:28 WIB
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan pompa air (Elmo/Prokal.co)
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan pompa air (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Sebelas unit pompa air bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui TNI Angkatan Udara (TNI AU) mulai didistribusikan ke Kutai Kartanegara (Kukar) di tengah kekeringan dan karhutla yang masih melanda sejumlah wilayah.

Bantuan tersebut diserahkan Kalak BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan kepada Pemkab Kukar melalui BPBD Kukar di Halaman Kantor BPBD Kukar, Jumat (11/9/2026). Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pompa untuk sementara diprioritaskan membantu penanganan karhutla.

“Kami mendapatkan bantuan pompa sebanyak 11 unit. Untuk jangka panjang, pompa ini sudah kami persiapkan untuk mendukung pengairan di sawah-sawah. Namun, untuk jangka pendek, kami optimalkan terlebih dahulu untuk penanganan karhutla di sekitar wilayah Kutai Kartanegara,” kata Aulia.

Pemkab Kukar, lanjut dia, telah menyiapkan sejumlah titik untuk distribusi pompa tersebut. Bantuan itu diharapkan memperkuat penanganan kekeringan sekaligus mempercepat suplai air ke wilayah yang membutuhkan.

“Untuk kondisi sekarang, jangka pendeknya pompa ini digunakan untuk penanganan karhutla sekaligus membantu mengatasi kekeringan yang ada di Kukar. Sumber-sumber air sebenarnya ada di tempat kita, tetapi sebagian besar memiliki jarak yang cukup jauh untuk mendistribusikan air,” ujarnya.

Selain untuk kebutuhan darurat, Aulia melihat pompa tersebut dapat menjadi penunjang pengairan pertanian. Infrastruktur irigasi yang sudah tersedia dinilai bisa dihubungkan dengan sumber air menggunakan pompa.

“Saluran irigasi primer, sekunder, dan tersier kita, alhamdulillah, beberapa ruas sudah bagus. Sehingga kita tinggal menghubungkan aliran air dari pompa ini ke saluran irigasi yang kita miliki,” jelasnya.

Pemanfaatan itu dinilai penting karena sebagian tanaman padi di Kukar tengah berada pada fase pertumbuhan. Bahkan, sejumlah tanaman mulai memasuki fase bunting atau masa persiapan menuju panen.

“Dengan begitu, bantuan ini bisa membantu sawah-sawah kita yang saat ini sebagian besar padinya sedang dalam proses pertumbuhan. Bahkan ada yang sudah, kalau istilah kawan-kawan petani, masuk masa bunting untuk persiapan panen nantinya,” ungkap Aulia.

Pemkab Kukar juga menyiapkan pemanfaatan pompa untuk menghadapi kondisi berbeda ketika curah hujan kembali tinggi. Pompa tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mengendalikan genangan dan mendistribusikan air dari titik tertentu ke tempat penampungan.

“Kita juga berharap ketika curah hujan tinggi, pompa ini bisa digunakan untuk mengatasi dan mendistribusikan air, sehingga dapat mencegah terjadinya banjir,” katanya.

Air, kata Aulia, dapat ditarik dari titik-titik tertentu untuk kemudian dialirkan menuju penampungan besar, seperti embung, void, maupun sungai di sekitar kawasan persawahan.

Dengan pola pemanfaatan tersebut, 11 pompa bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui TNI AU tidak hanya diarahkan sebagai perangkat penanganan darurat selama kekeringan dan karhutla. Pemkab Kukar juga menyiapkannya sebagai bagian dari dukungan pengairan pertanian serta pengendalian air ketika kondisi cuaca berubah. (moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara