Jelang Akhir Tahun, Aulia Minta Pejabat Baru Perkuat Kinerja dan Kejar Target Kukar Idaman Terbaik

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 19:56 WIB
Pelantikan pejabat pengawas dan fungsional di lingkungan Pemkab Kukar oleh Bupati Aulia Rahman Basri (Elmo/Prokal.co)
Pelantikan pejabat pengawas dan fungsional di lingkungan Pemkab Kukar oleh Bupati Aulia Rahman Basri (Elmo/Prokal.co)
PROKAL.CO, TENGGARONG – Memasuki penghujung 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menghadapi dua pekerjaan besar sekaligus. Program yang masih tersisa harus segera dieksekusi, sementara perencanaan pembangunan 2027 juga harus disiapkan.

Penguatan struktur birokrasi menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk menghadapi dua agenda tersebut. Bupati Kukar Aulia Rahman Basri melantik 64 pejabat pengawas dan fungsional di Pendopo Odah Etam, Jumat (2/10/2026).

Dari 64 pejabat yang dilantik, terdapat sejumlah posisi strategis, di antaranya delapan sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD) serta 11 kepala bidang dan kepala bagian.

Aulia mengatakan pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari pengembangan organisasi. Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kompetensi dan penilaian yang telah dilakukan oleh atasan masing-masing.

Namun, lebih dari sekadar penyegaran struktur, Aulia meminta para pejabat yang baru dilantik segera memperkuat kinerja unit kerja masing-masing. Sebab, waktu yang tersisa pada 2026 harus dimanfaatkan untuk menuntaskan pekerjaan yang telah direncanakan.

“Kita punya dua pekerjaan besar di akhir tahun. Pertama, kita harus mengeksekusi sisa-sisa kegiatan di tahun 2026. Kedua, kita juga harus mempersiapkan perencanaan kegiatan untuk tahun 2027,” kata Aulia.

Ia secara khusus menekankan peran pejabat administrator dalam memastikan pekerjaan di masing-masing unit berjalan sesuai target. Aulia mengibaratkan administrator sebagai playmaker dalam permainan sepak bola yang bertugas mengatur dan membagi bola agar permainan berjalan efektif.

“Teman-teman administrator, kalau dalam istilah sepak bola, administrator ini seperti playmaker. Dia yang membagi bola. Jadi, dia harus bisa memainkan perannya dengan baik di unit kerjanya, sehingga target-target kerja dan kinerja kita di tahun ini bisa tercapai dan bisa merencanakan dengan baik untuk tahun 2027 nantinya,” ujarnya.

Karena itu, Aulia meminta pejabat yang dilantik tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja baru. Kecepatan beradaptasi diperlukan agar roda organisasi dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.

“Kami juga berharap teman-teman yang dilantik hari ini bisa segera beradaptasi dan menyesuaikan dengan lingkungan kerja yang baru, sehingga bisa bekerja lebih maksimal,” jelasnya.

Menurut Aulia, penguatan kinerja birokrasi pada penghujung tahun juga berkaitan langsung dengan target pembangunan daerah. Ia berharap seluruh jajaran mampu menjaga ritme kerja hingga akhir tahun sekaligus menyiapkan perencanaan yang matang untuk tahun berikutnya.

“Dengan begitu, target capaian Kukar Idaman Terbaik bisa terlaksana dengan baik,” tegasnya.

Delapan sekretaris OPD yang dilantik yakni Mopfiyanto Ramadhan sebagai Sekretaris BKPSDM, Sofyar Ardanie Sriananda sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Endri Rosandi sebagai Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM, serta Dedy Mulyadi sebagai Sekretaris Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

Selanjutnya Rini Sulistiyowati sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, M. Taufik Rahmani sebagai Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan, Samsiar sebagai Sekretaris Dinas Perkebunan, serta Yudiarta sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pengisian jabatan tersebut diharapkan membuat koordinasi di masing-masing OPD semakin efektif, terutama dalam mengejar sisa target 2026 sekaligus memastikan perencanaan program 2027 berjalan tepat waktu. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara