Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Ulin si Kayu Besi Layak Jadi Material Pilihan: Rumah Oke, Furnitur pun Jadi

Indra Nuswantoro • 2024-03-18 12:07:59
KUAT DAN TAHAN LAMA: Kayu ulin merupakan salah satu bahan bangunan unggulan yang digunakan dalam proses konstruksi rumah. Kayu ulin juga dapat dimanfaatkan sebagai material pembuatan furnitur
KUAT DAN TAHAN LAMA: Kayu ulin merupakan salah satu bahan bangunan unggulan yang digunakan dalam proses konstruksi rumah. Kayu ulin juga dapat dimanfaatkan sebagai material pembuatan furnitur

 

Tak  bisa dimungkiri, Indonesia adalah negara penghasil kayu dengan kualitas nomor satu. Sehingga, menjadi incaran para perajin dan pengolah kayu di dunia. Salah satu jenis kayu yang cukup dikenal adalah ulin.

 Kayu ulin termasuk kayu keras. Begitu kerasnya maka disebut sebagai kayu besi karena sukar dipaku atau digergaji, walau mudah dibelah. Karakter lainnya yang tak kalah menonjol adalah bobotnya yang berat, tahan perubahan suhu dan cuaca, tahan air laut, dan aromanya yang khas.

Selain itu, kayu ulin sangat awet, serangga seperti rayap tak mau mendekatinya. Bahkan dalam keadaan terendam atau terpendam lama, kayu ini tetap utuh tidak busuk dan dengan kualitas tetap prima.

Hingga saat ini, setidaknya ada empat varietas ulin, yaitu ulin kapur, ulin lilin, ulin tando, serta ulin tembaga. Perbedaan varietas ini didasarkan pada warna batangnya. Secara berturut, warna batang ulin kapur hingga tando adalah cokelat muda, cokelat gelap, cokelat kemerahan, dan untuk cokelat tembaga berwarna kekuningan. Pada saat ini yang umum di pasaran adalah varietas tando dan tembaga.

 

Dari sisi konstruksi, kayu ulin termasuk kayu yang multifungsi. Kayu ulin dapat digunakan sebagai material untuk pembuatan fondasi, lantai, dinding, pintu, tangga, jendela, railing, struktur atap, hingga bilah atap itu sendiri. Sebagai fondasi, lantai, dan dinding bangunan, jenis kayu ulin yang dipakai biasa adalah jenis tembaga, tando, dan ulin lilin.

Sementara itu, jika ingin mendapatkan bahan sirap sebagai atap, maka dapat pilih tipe ulin kapur. Sampai saat ini, kayu ulin tetap sering dimanfaatkan untuk desain hunian kontemporer, baik pada bagian tertentu dalam rumah maupun secara keseluruhan sebagai bangunan cottage atau vila pada resor mewah.

Kayu ulin memiliki banyak keunggulan sehingga sangat tepat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan konstruksi.  Dengan tekstur yang kuat dan keras, kayu ulin sangat tepat dan awet digunakan sebagai bahan baku pembuatan fondasi lantai rumah. Tidak hanya itu, kayu ulin juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan atap sirap. Akan tetapi, karena teksturnya yang kuat dan keras, kayu ulin lebih sulit dipaku atau dipotong dengan gergaji.

Selain kuat dan keras, kayu ulin juga tahan terhadap serangan rayap karena kandungan alami yang dimilikinya. Tidak hanya tahan terhadap serangan rayap, kayu ulin juga tahan pada perubahan cuaca, suhu, kelembapan, dan air laut sehingga tidak memerlukan perawatan ekstra.

Karena memiliki karakteristik yang kuat, keras, tahan terhadap serangan rayap dan lainnya, kayu ulin memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Tidak hanya digunakan sebagai bahan baku konstruksi bangunan, kayu ulin juga dapat dimanfaatkan untuk bahan pembuatan furnitur, seperti lemari, kursi, meja, dan sebagainya. Tentu furnitur-furnitur tersebut akan kuat dan awet.

Selain keunggulan, kayu ulin juga ada kekurangan. Memiliki usia tumbuh yang lama, sehingga penebangan dan pemanfaatan kayu ulin harus diimbangi dengan regenerasi, agar tidak mengalami kepunahan. Juga tidak cocok digunakan sebagai bahan furnitur, karena tingkat kekerasan kayu yang menyulitkan dalam hal produksi. Kalaupun ada furnitur dari kayu ulin, harganya pasti mahal. Karena harganya yang relatif mahal, menjadi kelangkaan terhadap kayu ulin, dan budidaya yang memakan waktu puluhan tahun.

Berkat keunggulan yang dimiliki, kepopuleran kayu besi ini semakin meningkat. Alhasil, banyak yang lantas memanfaatkannya untuk mempercantik rumah. Misalnya untuk plafon. Saat ini, plafon berbahan kayu sedang booming. Selain menambah nilai artistik dan estetika rumah, plafon kayu juga membuat suasana menjadi lebih adem dan enak dipandang.

Meski pemilik rumah harus mengeluarkan budget yang lebih besar, tetapi sesuai dengan kualitas yang disajikan. Lambersering kayu besi sangat cocok untuk rumah bergaya klasik maupun kontemporer.

Lalu decking atau istilah untuk menyebut lantai yang berada di luar ruangan, seperti taman atau tepian kolam renang. Alih-alih menggunakan keramik biasa atau batu alam, penggunaan kayu dinilai lebih menarik. Untuk decking, para pakar bangunan banyak yang merekomendasikan kayu besi atau ulin. Selain memiliki permukaan yang lebih halus, kayu besi juga tahan terhadap air, sehingga tidak cepat keropos.

Keberadaan tangga bukan hanya sarana untuk naik dan turun saja, tetapi juga berfungsi sebagai hiasan interior rumah. Akhir-akhir ini, masyarakat mulai melirik tangga berbahan dasar kayu, karena memiliki daya tarik tersendiri.

Dengan tangga kayu, suasana rumah tampak lebih alami, sehingga mampu menghadirkan kesan nyaman dan hangat. Kayu besi cocok sebagai material utama, karena karakteristiknya yang sangat kokoh dan kuat.

Jika dulu pagar lebih identik dengan besi, maka kini pagar kayu yang naik daun. Selain sisi fungsional yang tercapai, pagar kayu juga mampu menambah nilai estetika rumah dari luar. Material kayu lebih mudah menyatu dengan desain rumah apapun, sehingga tidak merusak desain yang sudah ada.

Kayu memiliki ketahanan cuaca yang lebih baik, sehingga perawatannya pun lebih simpel. Proses perbaikan lebih mudah dan murah, karena dapat dikerjakan sendiri.

Kayu ulin juga bisa diolah menjadi furnitur untuk hunian pemanfaatan kayu besi yang terakhir, yakni furnitur rumah. Saat ini sudah banyak perabotan rumah yang menggunakan material kayu besi, seperti lemari, bufet, sofa, dan lain-lain.

Hal ini dikarenakan kayu besi memiliki ketahanan yang sangat kuat terhadap serangan rayap dan baunya pun aromatis. Dari segi nilai seni, penampakan asli kayu besi sudah menarik. Warna kuning atau abu-abu muda tentu sangat menarik untuk furnitur. (ind/k15)

 
Editor : Indra Zakaria
#Ulin