Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Dibuang Sayang, Begini Tips Simpan Minyak Goreng Bekas Agar Tahan Lama

Indra Zakaria • 2024-09-15 10:06:55
ilustrasi
ilustrasi

Jelantah alias Minyak goreng bekas sering kali sayang untuk langsung dibuang setelah digunakan, terutama jika masih terlihat jernih. Namun, menyimpan minyak goreng bekas tanpa cara yang tepat bisa mengurangi kualitas minyak, bahkan bisa berbahaya untuk kesehatan.

Untuk itu, penting mengetahui cara yang benar agar minyak bekas bisa awet dan aman untuk digunakan kembali. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menyimpan minyak goreng bekas secara aman dan agar tahan lama dikutip dari Fimela.

 

  1. Saring Minyak Setelah Digunakan

Salah satu langkah pertama yang harus dilakukan setelah menggunakan minyak goreng adalah menyaringnya.

Proses penyaringan penting dilakukan untuk menghilangkan sisa-sisa makanan, remah-remah, atau partikel lainnya yang bisa mempercepat pembusukan minyak. Gunakan saringan halus atau kain katun bersih agar minyak yang disimpan benar-benar bebas dari sisa makanan.

Jika minyak goreng bekas tidak disaring, sisa makanan yang tertinggal bisa menyebabkan minyak menjadi cepat tengik dan berbau tak sedap. Oleh karena itu, pastikan langkah penyaringan ini tidak dilewatkan.

  1. Simpan Minyak di Wadah Tertutup

Setelah disaring, minyak bekas sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat. Ini bertujuan untuk mencegah minyak terpapar udara yang bisa memicu oksidasi, proses yang mempercepat kerusakan minyak. Pilih wadah berbahan kaca atau stainless steel, karena keduanya tidak akan bereaksi dengan minyak.

 

Hindari penggunaan wadah plastik yang mudah menyerap bau atau lemak, karena hal ini dapat mempengaruhi kualitas minyak yang disimpan. Menjaga minyak tetap dalam wadah tertutup juga membantu mencegah kontaminasi dari debu atau serangga yang mungkin masuk ke dalam minyak jika dibiarkan terbuka.

  1. Simpan Minyak di Tempat yang Sejuk dan Gelap

Selain disimpan dalam wadah tertutup, pastikan minyak bekas disimpan di tempat yang sejuk dan gelap, seperti di dalam lemari dapur atau kulkas.

Paparan sinar matahari dan suhu panas bisa mempercepat proses oksidasi minyak, yang pada akhirnya akan membuat minyak cepat rusak. Suhu yang sejuk akan memperlambat proses pembusukan dan menjaga kualitas minyak lebih lama. Penyimpanan minyak di tempat yang gelap akan menjaga kualitas minyak tetap baik dan memperpanjang masa pakainya.

Kapan Minyak Bekas Harus Dibuang?

Meskipun ada cara untuk menyimpan minyak bekas agar awet, penting juga mengetahui kapan minyak harus dibuang. Minyak goreng bekas sebaiknya tidak digunakan lebih dari dua atau tiga kali pemakaian, terutama jika warnanya sudah berubah menjadi cokelat pekat atau baunya sudah menyengat.

Jika minyak terasa lengket dan teksturnya berubah, itu tanda bahwa minyak sudah tidak layak pakai dan sebaiknya dibuang.

Menyimpan minyak goreng bekas dengan benar adalah cara efektif untuk mengurangi pemborosan dan menjaga kualitas minyak agar tetap aman digunakan.

 

Dengan menyaring, menyimpan di wadah tertutup, dan meletakkannya di tempat yang sejuk serta gelap, Anda bisa memperpanjang masa pakai minyak goreng bekas. Namun, selalu perhatikan kondisi minyak, dan jika sudah berubah warna atau bau, sebaiknya segera dibuang untuk menjaga kesehatan. (*)

 
 
Editor : Indra Zakaria
#minyak bekas #minyak makan