Agar Bawang Awet dan Tidak Lekas Busuk, Begini Cara Menyimpannya
Indra Zakaria• 2024-09-15 11:15:00
ilustrasi bawang
Bawang merupakan salah satu bahan dapur yang hampir selalu ada di setiap masakan. Baik bawang merah maupun bawang putih, keduanya memberikan rasa khas yang memperkaya hidangan.
Namun, bawang yang disimpan terlalu lama bisa cepat busuk jika tidak disimpan dengan benar. Agar bawang tetap segar dan tahan lama, kita perlu mengetahui cara penyimpanan yang tepat.
Dilansir dari Fimela, berikut adalah beberapa tips praktis untuk menyimpan bawang agar tidak cepat busuk dan tetap segar lebih lama.
Simpan di Tempat yang Sejuk dan Kering
Salah satu tips paling penting yang disarankan oleh Fimela adalah menyimpan bawang di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Bawang tidak boleh disimpan di tempat lembap karena kelembapan bisa memicu pembusukan. Oleh karena itu, tempat seperti dapur yang berventilasi baik sangat ideal. jika bawang diletakkan di tempat yang lembap atau tidak ada sirkulasi udara, mereka akan mudah berkeringat dan cepat busuk.
Jadi, pastikan untuk tidak menyimpannya di dalam plastik atau wadah yang kedap udara karena bawang membutuhkan ruang untuk bernafas.
Gunakan Jaring atau Kantong Kertas
Menyimpan bawang di dalam jaring atau kantong kertas merupakan cara efektif untuk menjaga bawang tetap segar lebih lama.
Jaring atau kantong kertas memungkinkan udara mengalir dengan baik, sehingga bawang tidak terperangkap dalam kelembapan yang bisa menyebabkan pembusukan. Kantong kertas juga membantu menyerap kelembapan berlebih yang mungkin terjadi selama penyimpanan.
Jangan menyimpan bawang di dalam kantong plastik karena plastik akan membuat kelembapan terperangkap, yang bisa mempercepat proses pembusukan.
Jangan Simpan Bawang di Kulkas
Banyak orang berpikir bahwa menyimpan bawang di kulkas bisa membuatnya lebih awet. Namun, menurut Fimela, ini adalah kesalahan umum. Menyimpan bawang di kulkas justru bisa mempercepat kerusakan.
Suhu dingin di dalam kulkas dapat menyebabkan bawang menjadi lembap, yang pada akhirnya membuatnya cepat busuk dan kehilangan tekstur serta rasa aslinya.
Untuk bawang putih, kulkas juga bukan tempat ideal karena dapat mengurangi aroma khasnya. Sebaiknya simpan bawang di suhu ruangan, jauh dari kelembapan dan cahaya matahari langsung.
Pisahkan Bawang dari Kentang
Mungkin sebagian dari kita sering menyimpan bawang dan kentang dalam satu tempat. Namun, ini ternyata bisa mempercepat pembusukan.
Menurut Fimela, kentang mengeluarkan gas etilen yang dapat mempercepat proses pembusukan bawang. Oleh karena itu, sangat penting untuk memisahkan penyimpanan antara bawang dan kentang.
Pastikan bawang disimpan di tempat yang berbeda dan jauh dari kentang agar keduanya bisa bertahan lebih lama.
Simpan Bawang yang Sudah Dikupas dengan Benar
Jika kamu sudah mengupas bawang, pastikan menyimpannya dengan cara yang benar. Fimela merekomendasikan agar bawang yang sudah dikupas disimpan di dalam wadah kedap udara di dalam kulkas.
Pastikan untuk menggunakannya dalam waktu singkat, karena bawang yang sudah dikupas lebih mudah busuk meskipun disimpan di kulkas.
Bawang yang sudah diiris atau dicincang bisa bertahan hingga 7 hari di dalam kulkas jika disimpan dalam wadah kedap udara, tapi sebaiknya digunakan sesegera mungkin untuk menjaga rasa dan kualitas. Dengan beberapa tips di atas, kamu bisa menyimpan bawang dengan lebih baik sehingga lebih awet dan tidak cepat busuk.
Ingat untuk selalu menyimpan bawang di tempat yang sejuk dan kering, gunakan jaring atau kantong kertas, hindari kulkas, serta pisahkan penyimpanan bawang dari kentang.
Dengan cara-cara sederhana ini, bawang akan tetap segar dan siap digunakan kapan saja. (*)