Dalam OTT tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq diamankan bersama sejumlah pihak dan langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan.
Hingga kini, lembaga antirasuah masih menelusuri dugaan kasus yang menjerat kepala daerah dua periode ini.
Bagi yang bertanya siapa Fadia Arafiq, ia adalah kepala daerah yang memiliki perjalanan hidup panjang, mulai dari dunia hiburan, pendidikan tinggi, hingga puncak politik daerah.
Artikel ini membahas secara lengkap profil Fadia Arafiq, termasuk biodata, pendidikan, dan kariernya.
Profil Fadia Arafiq
Fadia Arafiq lahir pada 23 Mei 1978 di Jakarta. Dengan begitu, umur Fadia Arafiq 47 di tahun ini. Nama asli Fadia Arafiq yang diberikan saat lahir adalah Laila Fathiah.
Fadia Arafiq anak siapa? ayah Fadia Arafiq merupakan penyanyi dangdut legendaris A Rafiq, sementara ibu Fadia Arafiq adalah Aisyah.
Dalam kehidupan keluarga, suami Fadia Arafiq bernama Ashraff Abu. Anak Fadia Arafiq dan Ashraff Abu sebanyak enam orang.
Pendidikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Pendidikan Fadia Arafiq dimulai dari SD Negeri Karet Tengsin 14, dilanjutkan ke SMP Negeri 8 Tanah Abang, dan SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta.
Setelah itu, ia menempuh S1 Manajemen di Universitas AKI Semarang. Ia kemudian meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Stikubank Semarang, dan menyelesaikan program doktor (S3) di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.
Biodata Fadia Arafiq
Nama Lengkap: Laila Fathiah
Nama Populer: Fadia Arafiq
Tempat & Tanggal Lahir: Jakarta, 23 Mei 1978
Usia: 47 tahun
Kebangsaan: Indonesia
Partai Politik: Golkar
Suami Fadia Arafiq: Ashraff Abu
Anak Fadia Arafiq: 6 orang
Ayah Fadia Arafiq: A. Rafiq
Ibu Fadia Arafiq: Aisyah
Karir Fadia Arafiq
Di panggung entertainment Tanah Air, Fadia Arafiq dikenal sebagai putri dari penyanyi dangdut legendaris A Rafiq.
Sebelum terjun ke panggung politik, dia sempat mengeluarkan single lagu yang berjudul Cik Cik Bum Bum tahun 2000.
Sedangkan karir politik Fadia Arafiq diawali sebagai Wakil Bupati Pekalongan (2011–2016). Ia kemudian menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016–2021) dan Ketua KNPI Jawa Tengah periode yang sama.
Pada Pilkada 2020, Fadia terpilih sebagai Bupati Pekalongan untuk periode 2021–2026. Ia kembali menang dalam Pilkada 2024 bersama Sukirman untuk periode 2025–2030, memperoleh 306.443 suara atau 56,23 persen suara sah.
Sepanjang masa jabatannya, Fadia aktif mendorong pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan program daerah, meski beberapa kebijakan mendapat sorotan publik di media sosial.
Setelah terlibat dalam OTT KPK, kini publik menunggu perkembangan proses hukum yang akan menentukan langkah Fadia Arafiq. (*)
Editor : Redaksi Prokal