Dalam rangkaian misi Pegase 2024, Indonesia mendapat kunjungan dari Angkatan Udara Prancis sekaligus membawa beberapa alat utama sistem persenjataan (alutsista) andalan mereka. Berdasar keterangan resmi dari Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau), Angkatan Udara Prancis tiba sejak Sabtu (20/7) dan akan berada di Jakarta sampai Sabtu (27/7).
Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta menjadi salah satu pangkalan yang disinggahi. Mereka singgah di Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma dalam rangkaian misi di kawasan Indo Pasifik yang berlangsung mulai 27 Juni sampai 15 Agustus 2024.
Di pangkalan tersebut, mereka memamerkan Rafale, pesawat tempur yang sudah dibeli Kementerian Pertahanan (Kemhan). ”Angkatan Udara Prancis membawa pesawat tempur Rafale, pesawat angkut Airbus A400M Atlas, dan pesawat tanker A330 MRTT Phenix,” ungkap Kepala Dispenau Marsekal Pertama TNI Ardi Syahri.
Dalam misi Pegase 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Prancis juga akan melaksanakan latihan bersama untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman yang mencakup kegiatan Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dan Air to Air Refueling.
TNI AU menyambut baik kedatangan Angkatan Udara Prancis berikut alutsista yang mereka bawa. Itu menegaskan hubungan baik di antara kedua negara. Apalagi dalam latihan multinasional Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Prancis turut ambil bagian. ”Asops KSAU juga membahas pelaksanaan SMEE dalam rangkaian Pegase, yang akan mengulas kesiapan TNI AU untuk menerima pesawat tempur Rafale, Airbus A400M, dan Radar Thales,” terang Ardi.
Selain memborong 42 pesawat tempur Rafale, Kemhan memang mendatangkan beberapa alutsista lainnya dari Prancis. Termasuk pesawat angkut berat dan radar yang bakal dipakai oleh TNI AU. Sebelum Angkatan Udara Prancis berkunjung ke Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, KSAU Marsekal TNI M Tonny Harjono berkunjung ke Prancis pada Juni 2024. Bagi Angkatan Udara Prancis, kunjungan mereka ke Jakarta juga istimewa.
Mereka menyatakan bahwa Misi Pegase 2024 menunjukkan komitmen Prancis terhadap kawasan Indo Pasifik sekaligus menegaskan ikatan dan hubungan erat antara Prancis dengan negara-negara di kawasan tersebut. Selain Indonesia, ada beberapa negara lain yang juga disinggahi oleh Angkatan Udara Prancis dalam misi tersebut. Termasuk di antaranya Singapura, Malaysia, Filipina, Australia, dan Selandia Baru. (syn)