Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Dissos PPU Gelar Pelatihan, Tingkatkan Akurasi Data Kemiskinan

Faroq Zamzami • 2025-03-06 09:25:00
BAHAS: Dinas Sosial PPU menggelar pelatihan untuk meningkatkan akurasi data kemiskinan sebagai rujukan pemberian bansos.
BAHAS: Dinas Sosial PPU menggelar pelatihan untuk meningkatkan akurasi data kemiskinan sebagai rujukan pemberian bansos.

PROKAL.CO, PENAJAM-Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar pelatihan ground checking Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTESN) bagi 19 orang pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Rabu (5/3/2025).

Pelatihan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU ini berlangsung selama satu hari, dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pendamping PKH dalam melakukan verifikasi dan validasi DTESN.

 Baca Juga: Disnakertrans PPU Ingatkan Perusahaan Bayar THR, Bangun Posko Pengaduan  

Kepala Dissos PPU, Saidin, mengungkapkan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial.

“Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan data kesejahteraan sosial, khususnya data kemiskinan, akurat dan valid,” kata Saidin di sela-sela pelatihan, Rabu (5/3/2025).

Narasumber dalam pelatihan ini berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten PPU. Mereka memberikan materi terkait teknis verifikasi dan validasi data DTESN di lapangan.

Saidin mengatakan, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025, DTESN akan menjadi satu-satunya referensi pemerintah dalam program dan kebijakan bantuan sosial (bansos).

Oleh karena itu, pelatihan ground checking DTESN ini menjadi bagian dari kebijakan nasional dalam penerapan DTESN untuk menggantikan sumber data sebelumnya.

Yakni, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

“Saya berharap para peserta mengikuti pelatihan ini dengan saksama, sehingga hasil checking data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Tidak boleh ada lagi penduduk miskin yang tertinggal dan tidak terdata,” tegas Saidin.

Dengan pelatihan ini, diharapkan data kemiskinan di PPU semakin akurat dan tepat sasaran, sehingga program-program bantuan sosial dapat berjalan efektif dan efisien.

“Targetnya 31 Maret 2025 selesai checking ground atau proses verifikasi dan validasi data yang dilakukan secara langsung di lapangan,” tambahnya. (rie/far)

Editor : Faroq Zamzami
#ADV PEMKAB PPU #pemkab ppu