PROKAL.CO, PENAJAM-Menciptakan suasana aman dan nyaman selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah atau 2025 Masehi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan patroli rutin, di antaranya di kawasan pemerintahan, Rabu (12/3/2025).
Kegiatan ini sesuai Surat Edaran Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU Nomor 500.12.12.3/337/Tu-Pimp/Kesra tentang Penutupan dan Penyesuaian Jam Operasional Selama Bulan Suci Ramadan Tahun 1446 H/2025 M.
“Satpol PP PPU melaksanakan patroli yang tidak hanya berfokus pada kawasan pemerintahan, tetapi juga mencakup tempat wisata, hiburan malam, pedagang kaki lima dan penjual kembang api atau mercon yang berada di daerah ini. Hal ini dilakukan Satpol PP PPU untuk memastikan keamanan di area yang lebih luas dan menyesuaikan pelaksanaan tugas di lapangan,” kata Kepala Bidang Ketertiban dan Ketenteraman Umum, Satpol PP PPU, Rakhmadi, Kamis (13/3/2025).
Dikatakan, Satpol PP PPU berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dengan melakukan patrol rutin.
Patroli rutin ini dilaksanakan setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 23.00 Wita. Ia mengatakan bahwa di bulan suci Ramadan adalah waktu yang istimewa bagi masyarakat muslim untuk berkumpul dan beribadah, sehingga perlu dijamin ketertiban dan ketenteramannya.
“Terkait dengan surat edaran pada prinsipnya Satpol PP PPU tetap melakukan patroli rutin baik di tempat hiburan malam, tempat ketangkasan, pedagang kembang api/mercon, dan PKL di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, yang berjualan di atas trotoar, semuanya tetap dilaksanakan monitoring dan penertiban,” kata Rakhmadi.
Menurut keterangannya, saat patroli malam biasanya Tim Unit Reaksi Cepat Satpol PP sering mendapati remaja yang berkumpul atau melakukan balap liar di sepanjang jalur dua Pantai Nipahnipah, Kecamatan Penajam.
Kemudian tim Satpol PP mengimbau kepada remaja-remaja tersebut untuk tidak melakukan hal yang mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah tersebut.
“Di dalam patroli malam kami tidak menemukan tempat hiburan malam yang beroperasi, hanya ditemukan remaja yang berkumpul dan melakukan balap liar namun segera dipulangkan oleh tim Satpol PP, ” tambahnya.
Baca Juga: Culture Shock di Penajam Paser Utara, Kabupaten Penyangga Ibu Kota Nusantara
Selain itu, Satpol PP PPU juga melakukan pendampingan Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, terkait dengan disiplin kerja aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga harian lepas (THL), yang dalam hal ini Satpol PP melakukan crosscheck melalui finger print dan masih banyak ditemukan pegawai negeri ataupun THL yang tidak mematuhi peraturan terkait dengan jam kerja. (rie/far)
Editor : Faroq Zamzami