Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bentuk Kader Resos Berbasis Masyarakat

uki-Berau Post • Jumat, 28 Juli 2023 - 23:51 WIB
SOSIALISASI: Dinas Sosial Berau saat melakukan sosialisasi penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa di Kampung Pandan Sari, Kecamatan Segah beberapa waktu lalu.
SOSIALISASI: Dinas Sosial Berau saat melakukan sosialisasi penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa di Kampung Pandan Sari, Kecamatan Segah beberapa waktu lalu.

TANJUNG REDEB - Dinas Sosial (Dinsos) Berau kini memiliki kader rehabilitasi sosial (resos) berbasis masyarakat. Mereka bertugas untuk menangani Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Dijelaskan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, DinsosBerau, Rusli, adanya kader tersebut sebagai bentuk aksi perubahan. Di mana, menurutnya kader tersebut diperuntukkan untuk penanganan ODGJ.

Kader perdana tersebut, menurutnya saat ini berada di Kampung Pandan Sari Kecamatan Segah. Sejauh ini di daerah lain sudah memiliki kader tersebut. “Jadi Kader ini diharapkan bisa mendampingi mereka yang masuk dalam kategori ODGJ, dengan berbasis masyarakat,” ujarnya kepada awak media kemarin.

Dalam hal ini, nantinya akan dilakukan pengawasan, yaitu para aparatur kampung, tokoh pemuda, bidang kesehatan kampung dan yang jelas dari pihak keluarga dari pihak ODGJ. “Ini salah satu langkah kita juga dalam penanganan ODGJ di Kabupaten Berau, dengan merangkul para aparatur kampung,” imbuhnya.

Pemilihan Kampung Pandan Sari dikatakannya berdasarkan adanya keluhan masyarakat, mengenai ODGJ yang melakukan tindakan kekerasan. Menurut Rusli, penanganan ODGJ memang harus dilakukan bersama baik dari instansi ataupun masyarakat sekitar.

“Jadi dengan dekat dengan masyarakat kampung juga salah satu cara dalam menangani kasus ODGJ tersebut,” katanya.

Ke depannya, Dinsos akan melakukan rancangan untuk tiap kampung yang memiliki klien ODGJ, meskipun itu menjadi rencana jangka panjang. “Nantinya kegiatan ini juga akan terus berjalan dan menyasar kampung-kampung lain,” paparnya.

Sesuai data Dinsos Berau, saat ini ODGJ yang mereka tangani sebanyak 110 jiwa. Beberapa di antaranya sudah selesai rehabilitasi hingga diberikan pelatihan.

Untuk tahapan awal, pihaknya baru membentuk anggota kader dulu. Namun ke depannya bisa jadi akan ada pemenuhan dasar seperti sandang pangan.

“Jadi jika ODGJ ini memang tidak mampu, akan disediakan bantuan tambahan melalui kader,” bebernya.

Sejauh ini, hal utama yang akan dilakukan kader yakni pemberian obat secara rutin kepada ODGJ. Sebab, banyak ODGJ yang lepas obat dan akhirnya kembali kambuh. 

“Obat ini sangat penting, sudah ada beberapa kali ODGJ yang dirawat tapi harus kembali lagi ke rumah sakit karena lepas konsumsi obat,” tutupnya. (aky/arp)

Editor : uki-Berau Post
#sosial #pemerintahan