TANJUNG SELOR - Rencana pembangunan Sport Center di Kalimantan Utara (Kaltara) masih diupayakan bisa terlaksana. Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara sudah memiliki dokumen perencanaan.
Menurut Kepala Dispora Kaltara Obed Daniel, Sport Center Kaltara sampai saat ini sedang berproses. Harapannya, bulan depan atau tepatnya Oktober bisa laksanakan seminar hasil. Terlebih lagi rencana pembangunan didukung dengan dokumen perencanaan. Sehingga tidak hanya sekadar wacana, namun ada progres.
“Dokumen perencanaan pembangunan Sport Center ini nanti bisa menjadi dasar kita. Untuk melakukan pembangunan dengan baik,” bebernya, Senin (18/9).
Dalam pembangunannya pun, menurut dia, tidak bisa mengharapkan dana dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kaltara. Namun diharapkan ada bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ataupun anggaran yang diberikan oleh Kementerian terkait.
Meski belum diketahui berapa anggaran pasti yang dibutuhkan, namun pihaknya berharap ada bantuan pusat. “Untuk kebutuhan anggaran, itu nanti akan kelihatan saat diseminarkan. Sementara itu masih dihitung oleh konsultannya,” terangnya.
Di sisi lain, konsep pembangunan Sport Center Kaltara ke depannya memuat 3 aspek. Dalam Sport Center, selain ada unsur olahraganya, juga ada unsur bisnis dan ekowisata. Sport Center tidak hanya untuk aktivitas olahraga masyarakat. Tapi masyarakat juga bisa melakukan aktivitas lainnya.
“Ini yang sudah kita konsep. Mudahan bisa terealisasi. Apalagi sudah ada survei yang dilakukan. Kemudian tidak meninggalkan aspek lingkungannya,” ungkapnya.
Melihat konsep yang ada dan hasil survei ke Sport Center yang ada di daerah lain. Obed mengakui, idealnya membutuhkan lahan seluas-luasnya. Namun hal itu kembali lagi dengan kebutuhan anggaran dan lahan yang tersedia.
Pihaknya sudah diberikan lahan di kawasan KBM (Kota Baru Mandiri) sekitar 22 hektare. Lahan tersebut pun akan dioptimalkan.
“Terpenting kita bisa mewujudkan satu sarana olahraga bagi masyarakat ke depan. Untuk pembangunan, itu berbicara masalah dana. Kalau dana cepat, bisa kita bangun segera,” harapnya. (dkisptlhms)
Editor : uki-Berau Post