Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Begini Hitung Sementara Kursi DPRD Kalbar di Dapil "Neraka" Kubu Raya-Mempawah

A'an • Kamis, 29 Februari 2024 - 18:25 WIB
Gedung DPRD Kalbar
Gedung DPRD Kalbar

Perebutan 11 kursi DPRD Provinsi Kalbar di dapil Kalimantan Barat 2 (Kubu Raya-Mempawah) semakin seru, sengit, dan tegang. Para politisi dari berbagai partai politik yang bertarung di dapil neraka ini, saling salip dan kejar mengejar tambahan suara.

Berdasarkan Real Count KPU dengan input tanggal 28 Februari 2024, pukul 15:00 WIB dengan progress 2.317 dari 2.861 TPS atau 81,20 persen terjadi peta perubahan peluang kursi. Sebagian wajah lama politisi berpeluang mengisi beberapa kursi, Sementara mayoritas politisi baru berpeluang berkantor di Gedung DPRD Kalbar, Jalan A Yani 1, periode 2024-2029.

Hanya saja yang perlu diingat adalah hitung sementara dari website pemilu2024.kpu.go.id/pilegdpr/ hitung-suara belum menjadi hasil resmi. Sumber perhitungan perolehan suara sah parpol, caleg termasuk hitungan perolehan jumlah kursi, bakalan dilakukan KPU lewat pleno resmi, beberapa waktu ke depan.

Pontianak Post menghitung peluang kursi lewat metode hitung Sainte Lague dengan data sirekap KPU yang terupdate hampir setiap jamnya. Misalnya suara dari Partai PDI Perjuangan Kalbar, unggul lewat perolehan suara tertinggi.

Perolehan suara sementaranya mencapai 49.495 suara. Dari Partai Moncong Putih ini, penantang petahana yakni Agus Sudarmansyah dan Moh.Darwis memperoleh suara tertinggi di internal partainya.

Partai Nasdem Kalbar, juga berpeluang serupa menempatkan dua kader terbaiknya di DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Petahana Syarif Amin Muhammad memperoleh suara tertinggi di partainya. Kisaran suaranya mencapai 16.110 suara.

Sementara Hadijah Fitriah, di posisi kedua dengan perolehan suara sementara mencapai 13.165. Hadijah yang diketahui istri Ketua DPW Nasdem Kalbar, Syarif Abdullah Alkadrie masih kejar mengejar angka dengan Meyzar Rakaninda.

Menantu mantan Gubenur Kalbar, Sutarmidji ini mendulang suara sementara 12.975. Keduanya juga berpeluang saling mendongkel dan merebut jatah kursi ke 2 di Partai Nasdem.  

Kursi Partai Demokrat juga berpeluang menempatkan dua kader terbaiknya ke DPRD Provinsi Kalbar. Petahana Ermin Elviani tak terbendung dengan perolehan suara pribadi sementara mencapai 22.335 suara, disusul Muhammad Farizi dengan 11.375 suara sementara.

Total perolehan suara sementara Partai Demokrat Kalbar sendiri mencapai 45.553 suara sementara. Nah, menarikanya antara Ermin dan Farizi masih terdapat hubungan kekerabatan sangat dekat.

Dari Partai Golkar Kalbar, nama petahana Arief Rinaldi tak terbendung dengan suara pribadi sementaranya mencapai 20.497 suara. Arief sendiri dikenal sebagai putra Ria Norsan, mantan Wagub Kalbar. Partai Golkar berada diurutan ke empat dengan total perolehan suara sementara mencapai 43.231 suara.

Partai Golkar sudah memastikan kursi keempat dan berpeluang memperoleh kursi ke 10. Jatahnya jatuh pada mantan Jurnalis Equator, Andry yang mendulang suara mencapai 10.184.

Hanya saja, untuk kursi terakhir juga berpeluang didongkel oleh parpol lain, yang masih tarik menarik tambahan suara partai politik dan caleg. Partai Gerindra Kalbar sendiri menempatkan nama Nofal Nofiendra, anak dari mantan Bupati Kubu Raya, Rusman Ali dengan perolehan suara sementara mencapai 12.859.

Partai politiknya sendiri memperoleh total suara sementara mencapai 41.257 suara. Persaingan ketat tarik menarik tambahan suara memang terjadi di dapil ini.

PDI Perjuangan, Nasdem, Partai Golkar dan Gerindra Kalbar berpeluang ketat saling menjegal suara dan tambahan jumlah kursi. Itu karena angka total empat partai politik besar ini tidak terlalu melebar jauh.

Nah, dari Partai Hanura Kalbar, nama petahana Suib diprediksi merebut kursi ke 6 dari 11 kursi yang diperebutkan. Perolehan suara pribadinya baru mencapai 10.150 suara. Sedangkan total suara parpol Hanura sementara baru mencapai 16.941 suara.

Untuk kursi ke 11 berdasarkan metode hitung Sainte Lague dipegang PKB Kalbar, dengan perolehan total suara sementara mencapai 14.396.

Nama Mulyadi Tawik, Ketua PKB Kalbar tertinggi di internal partainya dengan perolehan suara sementara mencapai 4.912. Hanya saja PKS dan PPP juga rentan menyusul tarik menarik kursi terakhir ini. Pun demikian untuk kursi kedua Partai Golkar, masih dapat didongkel jika tambahan suara PKB, PKS dan PPP naik tajam.  

Dihubungi Pontianak Post, Suib, petahana DPRD Kalbar dari Partai Hanura tidak ingin berkomentar banyak terkait hitung sirekap KPU dan peluang kursi untuk dirinya di DPRD Kalbar.

"Memang, Insya Allah hitungan data C1 kami, satu kursi DPRD Kalbar dapil Kubu Raya-Mempawah direbut Hanura di kursi ke 6. Mudahan ya, sambil kami merekap data dan menunggu pleno resmi KPU," ucapnya singkat baru-baru ini.(den)

 

 
 
Editor : Indra Zakaria
#Pemilu 2024