Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sarkowi V Zahry Maju Pilkada Kukar 2024, Sudah Daftar di Golkar dan PKB

Indra Zakaria • 2024-05-02 19:23:46
Sarkowi V Zahry
Sarkowi V Zahry

 

Tokoh muda asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sarkowi V. Zahry mengumumkan secara resmi maju bakal calon kepala daerah di Pilkada Kukar 2024. Anggota DPRD tiga periode dan terpilih kembali periode 2024 - 2029 ini menjelaskan alasan dirinya untuk mengikuti pesta demokrasi tersebut didasari atas pengabdian untuk seluruh masyarakat Kukar.

"Saya mencalonkan diri sebagai bakal calon kepala daerah karena punya mimpi pembangunan Kukar merata dirasakan masyarakat. Apalagi cukup lama mengabdi di DPRD provinsi dan  boleh dibilang senior. Kalau di eksekutif tentu lebih mudah mewujudkan visi-misi untuk rakyat. Eksekutif itu pelaksana, eksekutor," ungkap Sarkowi yang juga pimpinan Fraksi Golkar DPRD Provinsi Kaltim.

Ia berharap langkah yang diambil sebagai salah satu bakal calon kepala daerah di Kukar mendapatkan kemudahan dan dukungan dari semua kalangan masyarakat. Kukar disebutnya sarat tantangan dan juga sekaligus peluang. Daerahnya luas dan banyak potensi yang bisa dikelola. Sebagai daerah mitra pembangunan Ibukota Negara (IKN) harus bisa memanfaatkan momentum untuk maju dan berkembang lebih baik lagi. Daerahnya harus maju lebih baik lagi, dan rakyatnya harus sejahtera. 

Pria ramah ini mengaku sudah mendaftar di Partai Golkar Kukar, di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). "Dan hari ini ambil formulir di NasDem Kukar dan PAN Kukar, semoga diberi Allah kemudahan," pungkas Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim ini.

Soal Kukar lebih lanjut dikatakan Sarkowi, perlu dipupuk semangat persatuan dan kesatuan dalam membangun daerah. Semua potensi perlu dikolaborasikan untuk menjadi modal pembangunan. Prioritas pembangunan sumberdaya manusia yang unggul, pembangunan infrastruktur yang mantap di seluruh wilayah Kukar secara merata, peningkatan pendapatan daerah, terwujudnya pemerintahan yang baik dan pembangunan berdimensi lingkungan. Semua itu menurut sarkowi tantangan yang harus dijawab dengan langkah konkret.

"Penuntasan angka kemiskinan yang terukur dari tahun ke tahun harus diprioritaskan. Program-program lain perlu dilaksanakan secara tepat sasaran. Pelaksanaan program di sektor pendidikan perlu tepat sasaran. Tak cukup input, output tapi sampai pada dampaknya bagi kualitas SDM. Ketika diukur, maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari tahun ke tahun," tutur Sarkowi. (*)

Editor : Indra Zakaria