Dukungan masyarakat yang dihimpun Isran-Hadi sudah melebihi ambang batas dukungan calon perseorangan yang ditetapkan KPU Kaltim, yakni minimal 236.185 dukungan.
SAMARINDA-Langkah Isran Noor–Hadi Mulyadi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim lewat jalur perseorangan atau independen kian menguat. Dukungan masyarakat yang dihimpun sudah menyentuh angka 300 ribu lebih.
Ketua Tim Pengumpulan Dukungan Isran-Hadi, Iswan Priady menuturkan, gerilya tim untuk mengumpulkan surat dukungan (surduk) dimulai awal Maret lalu ke-10 kabupaten/kota se-Kaltim. Total surduk yang sudah terverifikasi di tim yang berkantor di Jalan Arif Rahman Hakim itu, sebanyak 309.829. “Jumlah itu masih terus bertambah. Kami masih meng-input data surduk yang masuk. Sedikit telat melangkah. Jika Januari sudah jalan bukan tak mungkin tembus 500 ribu,” ungkap Iswan ditemui Kaltim Post di Isran-Hadi Center, (6/5).
Dukungan yang sudah masuk pun segera divalidasi akan benar-benar digunakan untuk melaju di jalur perseorangan atau tidak. Mengenai langkah Isran-Hadi yang kompak melamar di beberapa penjaringan bakal calon kepala dan wakil kepala daerah yang dibuka PDI Perjuangan, NasDem, hingga PKB, Iswan merasa bukan kewenangannya untuk mengomentari hal tersebut. Namun dia menyebut bakal ada kejutan terkait langkah politik Isran-Hadi untuk bertarung di gelanggang Pilkada Benua Etam nantinya.
Hal itu, lanjut dia, bakal diumumkan pada 8 Mei 2024. Bertepatan dengan dibukanya penyerahan dukungan calon perseorangan oleh KPU Kaltim. “Jadi tunggu saja Rabu nanti, bakal diumumkan,” katanya. Terkait surduk yang sudah terkumpul disampaikan Sekretaris Tim Pengumpulan Dukungan, Muhammad Rozai. Dijelaskannya, surduk yang dikumpulkan relawan yang tersebar seantero Kaltim akan diverifikasi berlapis lagi oleh tim IT Isran-Hadi Center. Nah, dari 309.892 yang sudah lolos dan layak dimasukkan sebagai dukungan sebanyak 296.611.
“Ada sekitar 4.404 yang meski memiliki KTP tapi belum terdaftar di DPT (daftar pemilih tetap) Kaltim. sisanya masih divalidasi dulu,” ulasnya. Jumlah dukungan pun diyakininya bakal terus bertambah lantaran surduk yang datang ke Isran-Hadi Center per harinya bisa menyentuh angka 10 ribu. Dengan banyaknya dukungan yang perlu diverifikasi dan divalidasi kelayakannya untuk diajukan ketika nanti Isran-Hadi maju lewat jalur perseorangan, tim pun merekrut 66 relawan yang bertugas khusus untuk menginput data. “Kerjanya ber-sif. Pagi, siang, dan malam,” imbuhnya. Untuk sebaran yang terkumpul pun merata di 10 kabupaten/kota.
Rozai merinci, ada 76.591 dukungan berasal dari Samarinda; Balikpapan sebanyak 66.773; Kutai Kartanegara (Kukar) 61.795; Kutai Timur 28.610; Bontang 19.340; Berau 17.583; Penajam Paser Utara 15.871; Paser 6.739; Kutai Barat 2.131; dan 1.178 dari Mahakam Ulu. “Memang didominasi tiga kabupaten/kota utama. Dari Samarinda, Balikpapan, hingga Kukar. Tapi dukungan itu berasal dari 1.039 kelurahan/desa di 105 kecamatan se-Kaltim. Merata di 10 kabupaten/kota,” urainya.
Jumlah dukungan pun diyakininya masih terus bertambah. Lantaran masih ada 119.966 surduk yang disebarkan tim dan belum masuk ke Isran-Hadi Center untuk diverifikasi dan validasi. “Jadi masih berpeluang bertambah di dua hari terakhir ini,” klaimnya. Disinggung soal bagaimana tim pengumpul dukungan memastikan agar data diri masyarakat yang diterima tak disalahgunakan, Rozai menegaskan skema untuk memastikan dukungan itu melenceng dari tujuan utama, yakni mendukung Isran-Hadi maju di pilkada sudah disusun tim.
“Kami paham kalau ada ketakutan warga jika data dirinya disalahgunakan untuk pinjol atau tiba-tiba tercantum di data parpol. Karena itu kami menyusun narahubung setiap relawan yang mengumpulkan surduk di lapangan. Jika ada maka mudah mengeceknya dan bisa mempertanggungjawabkan,” paparnya mengakhiri. (riz/k8)
Roobayu
lawlietroobayu@gmail.com
Editor : Indra Zakaria