Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Didukung Banyak Pihak, Mantan Sekprov Muhammad Sa'bani, Mantap Maju Pilkada Balikpapan

Redaksi • Jumat, 21 Juni 2024 - 21:10 WIB
SIAP BERTARUNG:Bakal Calon Wali Kota Balikpapan Ir.H.Muhammad Sa
SIAP BERTARUNG:Bakal Calon Wali Kota Balikpapan Ir.H.Muhammad Sa

 

Cuaca sore kemarin cukup dingin, Balikpapan baru saja diguyur hujan. Mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Timur, Muhammad Sa'bani terlihat serius melihat handphone di tangannya sembari duduk santai di kursi ruang tamu rumahnya di Perum Pemda kawasan Balikpapan Baru.

Mengenakan baju kaos warna abu-abu dengan setelah celain panjag, Sa'bani yang melihat kedatangan tamu di depan rumahnya langsung sigap keluar. Menarik sendiri pagar rumahnya. "Ayo masuk, silahkan masuk. Maaf ya, saya ganti baju dulu, ayo masuk aja ke dalam," sapa Sa'bani dengan penuh kesedarhanaan, Rabu (19/6).

Nama Sa'bani bukan baru muncul saat masa pemilukada. Bagian sebagian besar masyarakat Kota Minyak, ia sudah dikenal sebagai birokrat ulung yang "bersih" dan berkarir moncer. Ya, sebelum melaksanakan tugas di Pemprov Kaltim, Sa'bani lebih dulu mengabdi di Pemkot Balikpapan.

Pernah menjabat sebagai Asisten Pembangunan Setda tahun 2005-2007. Selanjutnya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan tahun 2007-2009. Bahkan ia pernah menjabat Plt Sekda menggantikan Heru Bambang yang saat itu maju sebagai calon wakil gubernur.

Hingga akhirnya di tahun 2009 ia mendapat restu dari Wali Kota Imdaad Hamid untuk pindah ke Pemprov Kaltim. Kala itu ia sempat menjabat Kepala Dishub Kaltim di era Gubernur Awang Faroek. Berbagai jabatan esselon IIA pernah diduduki, di antaranya Kadis Perindagkop dan UMKM, Staf Ahli SDA dan Perekonomian Gubernur, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekprov, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekprov hingga mencapai puncak karir tertinggi sebagai aparatur sipil se-Kaltim, yakni Sekprov Kaltim di jaman Gubernur Isran Noor.

 

"Yah sekarang sudah pensiun, mensyukuri dan menikmati yang ada aja. Alhamdulillah semua (tugas semasih aktif ASN) berjalan lancar, lebih banyak bersama keluarga dan ngurus tanaman aja sekarang," ujarnya merendah.

Setelah berbincang panjang soal mengisi waktu hari-hari setelah pensiun, Sa'bani pun mulai berbicara soal pandangan politiknya ke depan. "Tahu sendiri kan, mulai masih aktif pun sudah banyak yang datang minta saya maju di Balikpapan pilkada yang lalu, tapi saya menolak," tegasnya pria kelahiran Samarinda, 28 Januari 1962 ini.

Lalu kenapa sekarang siap masuk bursa kontestasi politik pemilihan wali kota dan wakil wali kota Balikpapan? Sa'bani mengaku karena ia sudah pensiun sehingga tidak mengganggu konsentrasi dan tidak terikat aturan. "Kedua semakin besar dorongan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan yang datang meminta saya maju dengan berbagai alasan dan pertimbangan," beber suami dari Liza Febriani ini.

Dukungan yang mengalir deras itulah yang memantapkan dirinya untuk maju dalam kontestasi politik November 2024 ini. Sa'bani mengaku sebelum menyatakan siap maju, setidaknya juga ada tiga ketua partai politik di Balikpapan yang menyatakan dukungan kepadanya. Gayung bersambut, ia pun hingga saat ini terus menjalin komunikasi dengan 3 parpol tersebut.

"Partai politik lain di luar tiga itu pun tetap kita terus komunikasi, membuka ruang kemungkinkan-kemungkinan untuk bergabung. Beberapa partai saya mendaftar dan sampai sekarang masih terus berusaha bagaimana nanti bisa mendapatkan perahu untuk maju," terang Sabani.

 

Photo
Photo
SAMAWA : Sabani foto bersama dengan istri, anak, menantu dan cucunya. (FOTO:ISTIMEWA)

 

Siapa pasangan yang siap mendampingi? Ditanya begitu, Sa'bani mengaku belum memutuskan. Karena itu berkaitan dengan dukungan partai politik. Namun, sudah ada beberapa nama yang masuk bahkan sudah membangun komunikasi dengannya. Hanya saja, Sa'bani tidak menyebut gamblang siapa namanya.

"Ada beberapa nama, sudah ada yang bertemu komunikasi. Yang jelas menjadi wali kota atau wakil setidaknya punya latar belakang kepemimpinan yang baik, baik organisasi kepemudaan, organisai kemasyarakatan, politik dan lainnya. Karena pengalaman itu ikut mempengaruhui kualitas saat menjabat," ungkap bapak dari lima anak tersebut.

Baginya mengurus 700 ribu lebih warga Kota Beriman yang terdata di Disdukcapil, apalagi adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang membuat semakin banyak penduduk non permanen berdatangan bukan perkara mudah. Sehingga dibutuhkan kemampuan yang matang dalam memimpin. "Makanya saya sangat berharap yang bersama saya nanti ya setidaknya punya kriteria itu, bukannya apa, ini demi kota juga. Jangan sampai keliru, karena kita menjabat juga tidak seterusnya, perlu estafet," tandasnya.

Lalu jika nantinya mendapat perahu kemudian menang, apa saja yang menjadi program priorotas dari visi dan misi? Sabani mengaku tidak muluk-mulul, 5 tahun ia meyakini 5 hal dasar yang kerap menjadi keluhan masyarakat bisa selesai. Pertama masalah ketersediaan air bersih, kedua masalah tata kelola jaringan air dan penanggulangan banjir, ketiga masalah lalu lintas dan transportasi.

"Keempat adalah masalah pendidikan dan terakhir masalah kesehatan. InsyaAllah lima persoalan itu ada solusinya. Tapi saya tidak mau sebutkan detail, nanti malah jadi program pihak lain," papar Sabani sembari tertawa kecil.

Dengan segudang pengalaman sebagai birokrat, di Pemkot Balikpapan dan Pemprov Kaltim. Sa'bani percaya lima persoalan itu dan hal-hal lainnya bisa dicarikan jalan keluarnya. Gambaran langkah kebijakan yang harus diambil melihat situasi anggaran dan berbagai kondisi terakhir lainnya, pun sudah dikantonginya.

"InsyaAllah sudah kita pikirkan semuanya. Begini, saya awalnya tidak berniat apalagi berikhtiar maju dalam pilkada. Tapi jika harus maju, maka itu adalah takdir. Dan saya harus siap melakukan yang terbaik, karena saya tidak punya orientasi kepentingan pribadi. Bagi saya ini jalan pengabdian saja," pungkas Sa'bani sembari memohon dukungan dan doa semua pihak agar proses yang tengah dihadapinya dalam pilkada ini diberikan kemudahan dan kelancaran. (die/vie)

 
 
 
Editor : Indra Zakaria