Penambahan pemilih ini didasari beberapa faktor. Di antaranya pindah alamat karena bekerja. Selain itu usia pemilih yang sudah mencukupi 17 tahun. Ada pula pensiun dari TNI/Polri.
“Saat ini masih disusun oleh kabupaten/kota, yang nantinya akan diplenokan secara berjenjang,” tambahnya.
Dari data hasil pencocokan data pemilih (Coklit) lalu, Kota Banjarmasin masih menjadi daerah dengan pemilih yang paling banyak. Jumlahnya mencapai 490,012 pemilih. Setelah itu disusul Kabupaten Banjar dengan jumlah pemilih sebanyak 421.858 orang.
“Dua wilayah ini masih sebagai daerah yang paling banyak pemilihnya,” sebut Fahmi. Pemilih yang paling sedikit ada di Balangan. Jumlahnya sebanyak 97.439 pemilih. “Maklum saja, wilayahnya tak seluas daerah lain, dan penduduknya juga tak sebanyak yang lain,” katanya.
Pada proses coklit lalu, KPU Kalsel banyak menemukan pemilih yang Tak Memenuhi Syarat (TMS). Paling banyak di Kabupaten Banjar, jumlahnya mencapai 38.249 orang. Berikutnya, Kotabaru sebanyak 10.990.
Sementara daerah yang paling sedikit ditemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat ada di Balangan sebanyak 1.464 orang, dan Tapin sebanyak 1.729 orang.
“Banyak faktor hingga Tak Memenuhi Syarat. Salah satunya adalah sudah meninggal dunia, hingga berstatus TNI/Polri,” tuntasnya.
Daftar Pemilih Hasil DP4
- Tanah Laut: 259.450 Pemilih
- Kotabaru: 236.723 Pemilih
- Banjar: 421.858 Pemilih
- Barito Kuala: 234.834 Pemilih
- Tapin: 142.773 Pemilih
- Hulu Sungai Selatan: 174.793 Pemilih
- Hulu Sungai Tengah: 195.412 Pemilih
- Hulu Sungai Utara: 169.853 Pemilih
- Tabalong: 187.698 Pemilih
- Tanah Bumbu: 242.845 Pemilih
- Balangan: 97.439 Pemilih
- Banjarmasin: 490.012 Pemilih
- Banjarbaru: 193.942 Pemilih