Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Jembatan Mahakam I Diuji Beban Dinamis Usai Ditabrak Ponton, Hasilnya Diumumkan Tanggal Segini

Faroq Zamzami • 2025-03-04 15:30:00
UJI: Jembatan Mahakam, Samarinda, kembali ditutup pukul 09.00 Wita, Selasa, 4 Maret 2025, sampai selesainya pengujian struktur atas dan uji beban dinamis.
UJI: Jembatan Mahakam, Samarinda, kembali ditutup pukul 09.00 Wita, Selasa, 4 Maret 2025, sampai selesainya pengujian struktur atas dan uji beban dinamis.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Jembatan Mahakam I di Samarinda menjalani pengukuran beban dinamis, Selasa, 4 Maret 2025.

Priyo Suprobo, tenaga ahli Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memimpin pengukuran itu.

Bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, dua bentang berukuran 100 meter dan 60 meter, di pilar ketiga dan pilar kedua diuji ketahanannya dengan menilai respons jembatan atas gerak kendaraan berat yang melintas di atasnya.

Pengujian ini ditempuh usai tabrakan fatal pertengahan Februari lalu, ketika ponton bermuatan kayu menabrak pilar kedua dan ketiga.

Bahkan pelindung pilar yang ada hancur imbas kejadian itu.

Truk bertonase besar yang bermuatan bebatuan dengan total berat 10 ton menjadi kendaraan penguji beban dinamis.

Hasil ukur dinamis, disebut Priyo, bukan sekadar angka.

Hasil uji ini merupakan acuan dalam menakar apakah tulang punggung Jembatan Mahakam I masih tangguh menghadapi gerak kendaraan yang melintasinya.

"Respons jembatan atas beban bergerak ini yang kami ukur," kata Priyo.

Meski usianya sudah 37 tahun dan sudah ditabrak ponton 22 kali, kondisi jembatan secara umum masih cukup baik. "Tapi, kami tetap perlu melihat hasil ukur," sebutnya.

Ahli KKJTJ lain, Hidajat, menambahkan selain pengukuran beban dinamis, ada pengukuran geometrik sisi bawah dan sisi atas jembatan untuk mengetahui seberapa besar penurunan bentang.

"Untuk potensi penurunan bentang ini, faktor umur juga memengaruhi," katanya.

Kepala BBPJN Kaltim, Hendro Satrio MK, menyebut hasil pengukuran geometrik dan dinamis akan diumumkan 6 Maret mendatang.

Setelah semua data pengukuran terkumpul dan dievaluasi.

Terkait penutupan sementara jembatan untuk pengujian hanya berlaku Selasa, 4 Maret 2025.

"Sudah selesai tinggal pengukuran geometrik bagian atas yang bakal kelar sebelum Pukul 15.00 Wita," sebutnya.

Setelah mereka beres melakukan pengukuran, sebut Hendro, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim dan Polresta Samarinda bisa memulihkan arus lalu lintas yang dialihkan. (*)

BAYU ROLLES

Editor : Faroq Zamzami
#tabrakan #samarinda #Jembatan Mahakam 1 #bbpjn