Dua sisi terowongan Sultan Alimuddin-Kakap dipastikan akan tembus pada akhir tahun ini. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kini tengah merancang pelebaran jalan di sekitarnya untuk mendukung peningkatan mobilitas kendaraan yang diproyeksikan akan memadati kawasan tersebut.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan rencana pelebaran jalan di sekitar Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati saat meninjau lokasi terowongan pada Jumat (27/12). Ia menyatakan bahwa pelebaran ini penting untuk memastikan operasional terowongan berjalan maksimal.
“Kalau terowongan sudah bagus tapi jalannya sempit, ya percuma. Infrastruktur jalan ini harus mendukung operasional terowongan secara optimal,” ujar Andi Harun.
Pemkot Samarinda telah memulai inventarisasi tanah di Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati yang berpotensi terdampak pelebaran jalan. Proyek ini direncanakan mulai pada 2026 dan akan menjadikan Jalan Sultan Alimuddin sebagai dua jalur, sementara Jalan Sejati akan diperlebar sekitar setengah meter.
“Pemerintah siap membeli lahan dengan harga wajar, tetapi kami tidak dapat mengganti rugi di atas standar pemerintah. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk keberhasilan proyek ini,” tegas Andi Harun.
Ia juga menekankan bahwa pelebaran jalan tidak hanya bertujuan meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di wilayah Selili dan Sungai Kapih. Dengan akses yang lebih baik, kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Selain untuk mendukung operasional terowongan, pelebaran jalan ini juga diproyeksikan menjadi jalur penghubung strategis menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Samarinda di bidang transportasi dan logistik.Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah ditugaskan untuk menyusun rencana teknis pelebaran jalan. Studi kelayakan akan dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan proyek berjalan efisien dan efektif.
“Ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tapi juga tentang menghubungkan kota kita dengan masa depan yang lebih cerah,” pungkas Andi Harun. (hun/beb)
Editor : Indra Zakaria