SAMARINDA – Pembangunan Gedung Pandurata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda kini memasuki tahap akhir. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim memastikan percepatan penyelesaian proyek ini dan sekaligus mempersiapkan pengadaan alat kesehatan (Alkes) senilai sekitar Rp100 miliar untuk menunjang layanan pasien.
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyatakan bahwa gedung sembilan lantai ini sangat vital untuk mengurai beban layanan di rumah sakit rujukan utama provinsi tersebut. Gedung baru ini diproyeksikan mampu menampung hingga 500 tempat tidur.
“Untuk Gedung Pandurata ini masih proses pembangunan tahap akhir. Mudah-mudahan Januari 2026 bisa selesai, kemudian bisa kami isi dengan berbagai fasilitas kesehatan,” ujar Jaya Mualimin, Selasa (14/10/2025).
Fokus Pengadaan Alkes dan Penerapan KRIS
Setelah rampungnya konstruksi fisik, perhatian Pemprov akan beralih ke pemenuhan fasilitas medis. Jaya Mualimin menegaskan alokasi dana yang besar telah disiapkan untuk tahap ini. “Tahun depan kami alokasikan sekitar Rp100 miliar lagi untuk pemenuhan alat kesehatannya,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik, Dinkes Kaltim juga memastikan bahwa penataan ruangan di Gedung Pandurata akan mengacu pada Kriteria Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Penerapan KRIS ini bertujuan menyeragamkan kualitas pelayanan rawat inap bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sebelumnya terbagi menjadi kelas 1, 2, dan 3.
KRIS mencakup 12 poin utama, termasuk pengaturan jarak antar tempat tidur, ventilasi, pencahayaan, kelengkapan kamar mandi dalam, dan outlet oksigen.
“Dalam kriteria itu ada pengaturan jarak antar tempat tidur dalam satu ruangan. Jika ruangan besar, maksimal bisa diisi empat tempat tidur. Ini yang nanti diterapkan di sana,” tutur Jaya.
Proyek pembangunan Gedung Pandurata telah dimulai sejak tahun 2023 dengan alokasi anggaran bertahap: Tahap Pertama (Pondasi dan Struktur): Rp110 miliar. Tahap Kedua: Rp140 miliar. Tahap Akhir (Penyelesaian Konstruksi): Rp124 miliar.
Dengan rampungnya pembangunan gedung dan terpenuhinya fasilitas kesehatan, RSUD AWS diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat Kaltim, terutama untuk pasien rujukan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. (adv/diskominfo/i)
Editor : Indra Zakaria