PROKAL.CO, SAMARINDA - Kebakaran melanda bangunan SMP Negeri 2 Samarinda, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (1/4/2026) sore. Api dilaporkan menghanguskan 8 ruang kelas yang berada di bangunan dua lantai sekolah tersebut.
Ketua Relawan ITS TRC, Joko Iswanto, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 15.20 Wita dan berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 Wita. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 40 menit.
"Objek yang terbakar merupakan bangunan sekolah dua lantai, dengan total delapan ruang kelas yang terdampak kebakaran," kata Joko dalam keterangan yang diterima, Rabu (1/4/2026).
Joko menjelaskan, saat kejadian kondisi sekolah dalam keadaan kosong sehingga tidak ada penghuni maupun aktivitas belajar mengajar di dalam bangunan.
"Untuk penghuni nihil, tidak ada korban terdampak, tidak ada korban luka, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujarnya.
Berdasarkan data sementara di lapangan, api diduga berasal dari arus pendek listrik di salah satu ruang kelas di lantai dua. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.
"Dugaan awal sementara karena korsleting listrik di ruang kelas lantai dua. Namun untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian," jelasnya.
Dalam upaya penanganan, tim gabungan mengerahkan sedikitnya 7 unit mobil tangki pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan unsur PMK swasta. Selain itu, sebanyak 20 mesin portable milik relawan juga diturunkan ke lokasi.
Joko menyebut proses pemadaman berlangsung cukup cepat dan tidak ditemukan kendala berarti selama operasi penanganan kebakaran.
"Alhamdulillah penanganan berjalan lancar, kendala di lapangan nihil. Semua unsur bergerak cepat sehingga api bisa segera dilokalisir," ungkapnya.
Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kejadian ini, di antaranya Relawan Kota Samarinda, Disdamkar Samarinda, Emergency Medical Team ITS, Command Centre 112, Satreskrim Polresta Samarinda, PMI Samarinda, BPBD Samarinda, Dishub, PLN, hingga aparat TNI-Polri.
Saat ini, petugas masih melakukan pendataan lanjutan terkait kerugian akibat kebakaran tersebut. (*)
Editor : Indra Zakaria