PROKAL.CO, SAMARINDA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah titik di Samarinda dan sekitarnya, Jumat (11/9/2026). Dua lokasi yang masih terbakar berada di Jalan Pelita 8, Kecamatan Sambutan, Samarinda, dan kawasan Sungai Bawang, Muara Badak, Kutai Kartanegara, dekat Bandara APT Pranoto Samarinda.
Hingga Jumat sekitar pukul 15.00 Wita, petugas dan relawan masih berjibaku memadamkan api. Upaya pemadaman dilakukan menggunakan pompa portabel, selang, serta pasokan air dari mobil tangki.
Kondisi di Jalan Pelita 8 menjadi perhatian karena kobaran api mulai mendekati permukiman warga. Jarak titik kebakaran dengan rumah penduduk diperkirakan hanya sekitar 50 meter.
Ketua Relawan ITS TRC Joko Iswanto mengatakan, api di kawasan Pelita 8 sempat berhasil dipadamkan pada Jumat dini hari. Namun, beberapa jam kemudian api kembali muncul. "Api sempat padam sekitar pukul 03.00 Wita sampai 06.00 Wita. Namun, sekitar pukul 08.00 Wita api kembali muncul," kata Joko.
Menurut dia, proses pemadaman membutuhkan peralatan tambahan, terutama kolam terpal untuk menampung air sebelum disalurkan menggunakan pompa dan selang ke titik api. Petugas dan relawan juga mendapat dukungan satu unit mobil tangki air dari BPBD. Meski demikian, kondisi lahan yang luas dan angin kencang membuat api mudah kembali menjalar.
"Kebakaran juga muncul di Jalan Pelita 8 Blok D. Api cepat merembet ke lahan lain karena ditiup angin kencang. Petugas dan relawan harus bekerja ekstra untuk memadamkannya. Kami membutuhkan selang dan kolam terpal," ujarnya. Selain di Pelita 8, kebakaran lahan juga masih terjadi di kawasan Sungai Bawang, Muara Badak, Kutai Kartanegara, yang berada tidak jauh dari Bandara APT Pranoto.
Berlanjut pada Jumat sore sekitar pukul 18.00 Wita, laporan kebakaran lahan kembali diterima petugas dari kawasan sekitar Perumahan Aresco dan Perumahan Bumi Sempaja, Jalan PM Noor Blok JE, Samarinda. Warga yang melihat kepulan asap dan api langsung meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
"Tolong bantuannya ITS, ada pembakaran lahan di Perumahan Aresco Sambutan," ujar seorang warga dalam rekaman video yang kemudian beredar di grup percakapan. Upaya pemadaman karhutla di Sungai Bawang, Muara Badak, Jalan Pelita 8 Sambutan hingga kawasan Pulau Atas juga mendapat dukungan dari helikopter water bombing BNPB jenis AS350B3e dengan registrasi PK-DBM.
Helikopter tersebut dikerahkan untuk membantu pemadaman dari udara, terutama pada titik-titik yang sulit dijangkau petugas dari darat. (*)
Sumber : prokal.co