TANJUNG REDEB – Meski dua atlet dari Cabang olahraga (Cabor) Tinju Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau- tidak bisa mengikuti seleksi pertama Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra PON) karena alasan kesehatan. Namun, para atlet masih difokuskan latihan dalam menghadapi Pra PON kedua di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Oktober nanti. Hal itu dijelaskan langsung oleh Pelatih Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Berau, La Ode Tani.
Saat ini katanya, para atlet masih serius dalam berlatih untuk bisa tampil maksimal saat seleksi Pra PON kedua di NTT nanti. “Memang untuk seleksi pertama atlet kita tidak ikut. Namun, kami tidak menyerah sampai di situ, masih ada kesempatan di seleksi kedua,” ujarnya kepada Berau Post, Minggu (13/8).
Hanya diakuinya, yang masih menjadi kendala ialah persoalan dana pembinaan yang belum disalurkan, yang juga masih menjadi keluhan cabor lainnya. "Karena sejauh ini belum ada tanda-tanda anggaran pembinaan cabor. Sehingga saya juga tidak bisa memastikan apakah bisa mengirim atlet untuk ikut di Pra PON kedua di NTT Oktober mendatang,” keluhnya.
Sehingga, dengan adanya hal dirinya masih terus meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau agar bisa mendukung para atlet Berau yang siap untuk bertanding dan mengharumkan nama Bumi Batiwakkal. “Berau memiliki banyak atlet yang berpotensi, sehingga jika tidak didukung maka sangat disayangkan,” kata dia.
Di sisi lain, dirinya cukup gembira karena dalam waktu dekat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau akan menggelar pertandingan tinju. Dimana, Berau adalah tuan rumah dalam pertandingan tersebut. “Saya belum mengetahui dengan jelas pertandingan tersebut nantinya bertajuk apa, tetapi informasi yang saya terima bahwa KONI Berau akan membuat pertandingan,” bebernya.
Dengan adanya hal ini juga membuat dirinya lebih semangat lagi dalam ‘memacu’ para atletnya untuk latihan dan bisa mendapatkan hasil yang maksimal. “Jika nanti pertandingan tersebut benar terselenggara, maka atlet Berau bisa lebih serius berlatih karena Berau menjadi tuan rumah,” tandasnya. (aky/sam)
Editor : uki-Berau Post