Capaian satu poin berhasil ditorehkan Borneo FC bersua Bhayangkara FC kemarin malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Hasil ini meneruskan tren positif Pesut Etam tak terkalahkan dalam empat laga terakhir.
GIANYAR–Berstatus tim unggulan, Bhayangkara FC berhasil membuka skor lebih dulu melalui Anderson Salles (6'). Hingga jeda pertandingan, Pesut Etam masih tertinggal 0-1. Babak kedua, Borneo FC bereaksi cepat. Kei Hirose berhasil menyamakan kedudukan meneruskan umpan Terens Puhiri menit ke-51. Meski saling jual beli serangan, tak ada tambahan gol hingga pertandingan berakhir.
Berhasil menahan imbang Bhayangkara FC, pelatih Borneo FC Fakhri Husaini tetap bersyukur. Menurutnya bukan hal mudah meraih satu poin bahkan sempat dalam kondisi tertinggal.
"Satu poin ini cukup baik walau ada beberapa catatan penting terkait performa keseluruhan tim. Terutama gol dari lawan yang tidak bisa diantisipasi," sebut Fakhri.
Menilik kunci sukses menahan imbang tim papan atas, Fakhri menilai, semua berkat kerja keras seluruh pemain di lapangan. Utamanya dalam proses bertahan, tak kenal lelah dalam usaha merebut bola dari lawan. "Kuncinya sederhana. Anak-anak tampil sesuai instruksi dari staf pelatih. Semua satu tekad dan kerja keras untuk meraih poin," imbuhnya.
Sementara dari kubu lawan, pelatih Bhayangkara FC Paul Munster menyayangkan timnya hanya meraih hasil seri. Sempat unggul, anak asuhnya gagal mempertahankan. "Lagi-lagi pemain kami kurang fokus dalam bertahan. Akibatnya fatal dan menjadi gol bagi lawan," kata Paul.
Sialnya, di sisa laga setelah skor imbang pemain Bhayangkara FC gagal menambah gol. Paul menyebut pemainnya banyak membuang peluang emas. "Ada beberapa peluang yang mestinya bisa dimaksimalkan. Kami akan evaluasi agar hasil lebih baik bisa didapat," tegasnya.
Hanya menorehkan hasil seri, Bhayangkara FC masih bertahan di tiga besar dengan 50 poin. Sedangkan Borneo FC juga tak bergeming di peringkat enam dengan koleksi 38 poin.
Arib Billah
tenggarongkpk@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria