USAI menggelar Seleksi Provinsi (Selekprov), Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltara bersiap menuju babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) XXI 2024 Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
Diketahui perhelatan Selekprov panahan berlangsung di lapangan kompleks Sport Center Tarakan, pekan lalu. Ketua Perpani Kaltara, Steve Singgih Wibowo mengatakan, Selekprov yang dilakukan merupakan bagian dari persiapan Pra PON. Para atlet panahan dari seluruh kabupaten/kota diseleksi, guna persiapan tim Pra PON panahan Kaltara.
“Atlet yang terbaik akan kita ambil. Ada 15 atlet terbaik yang kami ambil,” katanya, Rabu (4/10).
Ia berharap dari 15 atlet yang terpilih dalam tim Pra PON cabang olahraga (cabor) panahan, akan ada atlet-atlet potensial dari setiap kabupaten/kota. Dengan begitu, para atlet memiliki motivasi untuk tampil di Pra PON. Karena Pra PON ini 4 tahun sekali.
“Paling tidak, ada ilmu dalam bertanding melawan provinsi yang ada di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Selain menargetkan bisa lolos ke PON, keikutsertaan para atlet panahan Kaltara di ajang Pra PON, bisa menjadi unsur pembinaan para atlet usia dini dan potensial. Apalagi dalam Selekprov yang digelar, hampir semua atlet dari lima kabupaten/kota yang ada di Kaltara mengirimkan atletnya.
Meski pada akhir tahun 2022 lalu sudah dilaksanakan Porprov. Namun hasil dari Porprov tidak bisa menjadi acuan, dalam membentuk tim Pra PON Kaltara. Makanya, diperlukan seleksi lagi sebelum menuju Pra PON.
Pihaknya menargetkan Kaltara bisa turun dengan full tim sebanyak 15 atlet. Apalagi pihaknya menargetkan nomor beregu bisa lolos ke PON dan ia yakin nomor beregu memiliki peluang. Namun hal tersebut, masih akan bergantung dengan kekuatan anggaran yang diberikan KONI Kaltara.
“Kami target di Pra PON harus lolos. Karena waktu di PON Papua yang diambil 8 besar, namun kali ini 16 besar sudah masuk. Kami yakinlah karena ini cabang terukur. Jadi optimis sajalah,” tutupnya. (sas/uno)
Editor : uki-Berau Post