OAKLAND – Si berewok James Harden semakin hot. Kemarin giliran juara bertahan Golden State Warriors yang menjadi korban MVP NBA 2018 tersebut. Tidak tanggung-tanggung, Harden mempermalukan Warriors di Oracle Arena. Di hadapan 19.596 fans Warriors yang menjadi saksi kekalahan kali ketiga beruntun Stephen Curry cs di kandang sendiri.
“Saya melakukan step-backs dengan sangat yakin. Dan membuahkan hasil,” ucap Harden dilansir Associated Press. “Hanya berusaha menyelesaikan tugas dengan level tertinggi. Itu saja,” tambah pemain 29 tahun tersebut.
Gerakan step-backs Harden yang di akhir dengan tembakan tiga angka saat pertandingan tersisa 2,7 detik pada periode overtime menjadi mimpi buruk untuk tuan rumah dan fans Warriors. Tembakan itu membalikkan kedudukan menjadi 135-134 sekaligus mengunci kemenangan Rockets.
Di sisa satu detik, Warriors masih punya kesempatan sekali shooting. Namun, itu gagal dieksekusi dengan maksimal oleh Kevin Durant. “Kami kehilangan insting membunuh di second half,” ucap Klay Thompson, small forward Warriors.
Harden kemarin total mencetak 44 poin, 15 assist, dan 10 rebound. Ini menjadi triple double keduanya pekan ini. Juga sekaligus menjadi raihan 40 poin lebih kali kelima beruntungnya.
Jika termasuk 50 poin yang dia buat saat menghadapi Los Angeles Lakers pada 13 Desember lalu, Harden kini sudah tercatat sebelas laga beruntun mengemas sedikitnya 30 poin.
“Dia (Harden) melakukan semuanya dengan baik,” ucap Steve Kerr, head coach Warriors. “Dia memang jagonya dalam hal isolation, step-back 3, maupun drawing foul,” tambah Kerr.
Para pemain Warriors lengah setelah sempat unggul 20 poin (73-53) saat kuarter ketiga menyisakan 11 menit 14 detik. Di kuarter itu juga Harden bangkit mencetak 13 poin untuk mengejar ketertinggalan.
Curry menyebut turunnya tempo permainan timnya usai unggul jauh di awal kuarter tiga menjadi kesalahan fatal. “Keunggulan itu membuat kami lamban melakukan rotasi dan sedikit malas,” ucap Curry. “Tapi tetap saja, dengan keunggulan sejauh itu rasanya sult menerima hasil ini,” tambah MVP NBA 2015 dan 2016 tersebut.
Hasil kemarin membuat Warriors belum keluar dari performa limbung dua bulan terakhir. Di awal mereka hot. Mengawali musim dengan rekor 11-2.
Memasuki November, saat Curry sempat absen sebulan penuh lantaran cedera pada November plus terjadi perseteruan Draymond Green dengan Durant, performa Warriors mulai menurun. Sejak saat itu rekor mereka menjadi 14-12. Kini total mereka punya rekor 25-14 dan masih berada di ranking tiga wilayah barat.
Di lain sisi, Rockes kini punya rekor 22-15 untuk berada satu strip di bawah Warriors. Posisi ini jauh berbeda dengan tiga minggu lalu saat Rockets masih berada di peringkat 14 wilayah barat. (irr/jpg/tom/k18)
Editor : izak-Indra Zakaria