PERSIBA Balikpapan baru memiliki dua penjaga gawang. Namun hanya Fajar Setya Jaya yang dipastikan menjadi penjaga gawang. Beda halnya dengan Dwi Yudha yang masih akan dilihat kemampuannya.
Hal tersebut, membuat manajemen langsung aktif mencari tambahan kiper. Nama Muhammad Reza Pratama pun dipilih. Hanya saja, kehadiran mantan pemain U-19 musim 2014 tersebut masih harus diseleksi kembali.
“Kami memang sedang mencari penjaga gawang dan banyak tawaran yang masuk ke Persiba. Salah satunya Muhammad Reza Pratama. Karena pernah bermain di Timnas U-19 dan malang melintang di berbagai klub, makanya kami suruh datang seleksi,” kata salah satu pengurus Persiba yang enggan disebutkan namanya.
Nama Muhammad Reza Pratama mungkin tidak begitu familiar. Namun, pria kelahiran 1996 ini sudah malang-melintang di berbagai klub. Bahkan, musim 2018 lalu, dia tampil bersama Atletico Do Ultramar, Timor Leste.
Sebelum bermain di tim kasta tertinggi di negara tetangga, tiga tim besar Liga Indonesia pernah menggunakan jasanya. Ya, Madura United, Sriwijaya FC hingga Semen Padang pernah dijajal Reza. “Dilihat dulu kemampuannya. Karena harus dilihat juga sama pelatih kiper,” jelasnya.
Ya, menentukan kiper utama, sang arsitek Salahudin mengatakan, sepenuhnya wewenang Adi Wijoyo yang memang ditunjuk menangani pelatih kiper Beruang Madu. Hanya saja, tetap akan memberikan masukan.
Apalagi, posisi tersebut sangat krusial. Sampai saat ini, Salahudin belum mengetahui apakah manajemen telah melakukan penjajakan mencari kiper atau tidak. ”Siapapun yang menjadi pelatih kiper utama. Yang terpenting, bisa menjawab kepercayaan,” ujarnya.
Sementara itu, Beruang Madu dipastikan tidak akan merekrut Jajang Sukmara. Lantaran mantan pemain Barito Putera itu berlabuh ke PSS Sleman. Pun dengan Atep Rizal, kemungkinan kecil bergabung dengan Persiba. (ham/san/kpnn/is/k18)
Editor : wahyu-Wahyu KP