JAKARTA – Bintang Mitra Kukar, Bayu Pradana dan Septian David Maulana benar-benar meninggalkan tim Kota Raja musim Liga 2 2019. Kedua pemain asal Jawa Tengah itu, bahkan sudah berpamitan langsung dengan pemilik klub Endri Erawan di Jakarta, Sabtu (19/1).
Kini keduanya hanya menunggu surat keluar dari Naga Mekes untuk memastikan status mereka bukan bagian dari tim musim depan. “Saya masuk di Mitra Kukar dengan baik-baik. Saya ingin keluar dengan cara yang sama. Saya dan David sudah bertemu dengan Pak Endri di rumah beliau. Alhamdulillah, respons beliau sangat baik,” ungkap Bayu Pradana.
Bayu tak mengatakan, keputusan meninggalkan Mitra Kukar sudah dipikirkan secara matang. Bahkan, dia sudah melibatkan orangtua dan istrinya. “Bukan perkara mudah memutuskan untuk pergi dari klub yang sudah membesarkan nama saya. Tapi, keputusan itu harus saya ambil,” imbuhnya.
Bayu mengaku, lega setelah bertemu dan berpamitan langsung dengan CEO Mitra Kukar. Sebagai pemain, dia sangat menghormati sosok manajer timnas tersebut. “Pak Endri sudah saya anggap sebagai orangtua saya sendiri. Saya berharap, beliau selalu dalam kondisi sehat,” ujar dia.
Pun demikian dengan David. Dirinya merasa plong lantaran Endri Erawan memberikan respons positif. “Seperti ada beban yang hilang setelah berpamitan langsung dengan pemilik klub. Karena pada intinya, saya besar di Mitra, saya akan selalu menghormati semua elemen di Mitra Kukar,” papar David.
Kepergian Bayu dan David bukan hal yang mengejutkan. Sebab, rumor keduanya hengkang sudah santer terdengar sejak beberapa waktu terakhir. “Kami hanya tinggal menunggu surat keluar, baru bisa mengumumkan ke tim mana kami berlabuh,” pungkas David. (don/is/k18)
Editor : wahyu-Wahyu KP