MASUKNYA sang arsitek Salahudin memberikan angin segar bagi Persiba Balikpapan. Musababnya, pria kelahiran Palembang tersebut punya pengalaman mumpuni. Terbukti dua tim disulap menjadi tim besar. Baik Barito Putera maupun Madura FC. Keberhasilan tersebut tidak terlepas lantaran Salahudin berusaha membuat pemainnya tampil fight selama 90 menit.
Ya, setiap latihan tak ada kata santai baginya. Para pemain dibuat kerja keras bagai kuda. Hal itu, agar selama pertandingan tidak mudah menyerah. Apalagi, pada 10 menit terakhir. “Filosofi pelatih Salahudin sangat bagus. Karena memang harus dibutuhkan stamina prima. Karena tidak bisa hanya mengandalkan taktik,” ujar Indah Laras Wati, Selasa (12/3) kemarin.
Nah, meski tidak diisi para pemain bintang, ia pun optimis Persiba bisa berbicara banyak musim ini. Apalagi ditambah kehadiran Talaohu Abdul Musafri dan semakin matangnya penampilan Beni Okto pasca merasakan persaingan ketat di Timnas U-22. “Percayakan saja skuat yang ada saat ini. Manajemen juga tidak ingin malu. Apalagi mereka janji untuk bisa naik kasta,” jelasnya.
Dirinya pun berharap tim besutan Salahudin tersebut bisa tampil konsisten. Baik laga kandang maupun tandang. Karena tim lain juga punya kualitas mumpuni. Mereka pasti memiliki target yang sama yakni meratas ke Liga 1. “Tinggal dukungan penuh bisa diberikan suporter. Sebagai pelecut semangat mereka. Musim ini semua harus bahu membahu antara manajemen maupun suporter,” pungkasnya. (ham/san)
Editor : adminbp-Admin Balpos