Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Mick Debut Bersama Mobil Ferrari

izak-Indra Zakaria • Rabu, 3 April 2019 | 12:43 WIB

SAKHIR - Nama Schumacher kembali hadir di paddock Ferrari. Tetapi bukanlah Michael, living legend yang sudah banyak dikenal khalayak, yang beredar di Sirkuit Bahrain. Dia adalah Mick, 20 tahun, putra sang maestro balap yang mengemudikan SF90, dalam sebuah sesi tes yang berlangsung kemarin (2/4).

Michael merupakan legenda tim Kuda Jingkrak. Bersama Ferrari, dia merengkuh lima gelar beruntun pada musim 2000-2004. Nama besar Schumi-sapaan Schumacher-menjadi patron banyak pembalap yang berjaya saat ini.

Dia sempat memutuskan pensiun pada 2007. Tetapi, pada 2010 dia kembali mengaspal di lintasan bersama Mercedes. Pada edisi kedua di F1, Michael tidak mampu bersaing di papan atas.

Sang ayah pensiun dari balap F1 pada 2012. Tujuh tahun berselang, Mick yang kini membalap di F2 bersama Prema Racing baru memulai debutnya bersama mobil F1. Partner Sean Gelael, pembalap Indonesia itu tengah merajut mimpinya, meneruskan jejak sang ayah bersama Ferrari. Hari ini, dia punya kesempatan mencoba mobil Ferrari lainnya bersama Alfa Romeo.

Musim ini, Mick menjadi bagian dari Ferrari Driver Academy. Tahun ini, dia juga memulai debut di F2, kompetisi satu level di bawah F1. Berbekal gelar juara F3 European Championship 2018, dia berharap melanjutkan kejutan.

Ekspektasi banyak pihak cukup besar dengan keberadaan penerus Schumi di lintasan balap F1. "Saya sangat percaya diri dan siap, itu menjadi bagian dari saya," katanya dikutip Yahoo Sports. Kesempatan yang dia miliki menjadi momentum untuk berkembang dengan bantuan banyak pihak.

Hingga sesi tes siang pukul 13.00 (Waktu Bahrain), Mick masih mencoba mencari ritme. Melahap 33 lap, dia mencetak waktu tercepat 1 menit, 32,552 detik. Terpaut 1,57 detik dari pembalap tercepat pada sesi tersebut, Roman Grosjean (Haas).

Sebastian Vettel, salah satu pembalap Ferrari menyambut kedatangan Mick. Menurutnya, dengan nama besar sang ayah, Mick perlu banyak membuktikan diri. "Sejauh ini, dia melakukannya dengan sangat baik. Cara dia berkembang tahun-tahun belakangan, dia layak berada di tempatnya saat ini," papar pembalap 31 tahun tersebut.

Pada tes di Bahrain, Fernando Alonso yang terlihat di paddock. Dia menjadi test driver McLaren. Demikian pula dengan juara GP Bahrain, Lewis Hamilton. Dia memilih untuk berada di belakang kemudi untuk mencoba part baru dari Mercedes. ”Saya tidak suka tes, tetapi saya memutuskan untuk ikut tes Selasa. Saya tidak mau orang lain menguji coba mobil saya,” ujarnya dikutip Sky Sports. (nap)

Editor : izak-Indra Zakaria
#formula 1