Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kemenangan itu Datang Juga

izak-Indra Zakaria • Selasa, 16 April 2019 - 19:05 WIB

 AUSTIN-Sebelum MotoGP musim ini bergulir, bos Suzuki Ecstar Davide Brivio menyebut target tertinggi timnya musim ini adalah menjuarai balapan. Momen tersebut akhirnya benar-benar terwujud kemarin di GP Amerika Serikat (AS) yang berlangsung di Circuit of the Americas, Austin.

Alex Rins memberikan kemenangan pertama Suzuki sejak 2016 setelah menaklukkan pertarungan sengit dengan pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi di empat lap terakhir.

Ini sekaligus menjadi kemenangan perdana Rins di kelas premium sejak bertarung di kelas tersebut sejak 2017. “Aku dan seluruh tim sudah menginginkan kemenangan ini sejak lama. Akhirnya kami mencapainya,” ucap Rins dilansir Crash.

Ini menjadi kemenangan perdana Suzuki sejak 2016. Saat itu Maverick Vinales yang mampu mempersembahkan podium tertinggi tersebut di GP Inggris. Kemenangan ini sekaligus membuktikan Suzuki dalam trek yang benar untuk kembali berjaya di MotoGP.

Musim lalu total mereka total mendapatkan empat podium runner up. Dan tahun ini, baru tiga seri berjalan, mereka sudah mampu merengkuh podium tertinggi.

Namun demikian, masih ada 16 balapan lain musim ini. Dan di setiap seri tim-tim lain siap menerkam. “Capaian positif ini harus berlanjut,” ucap Rins.

Rins mengawali balapan dengan langsung meloncat ke posisi empat setelah start di posisi tujuh. Di lantas naik ke posisi tiga pasca pembalap LCR Honda Cal Crutchlow yang ada di depannya terjatuh di tikungan sebelas lap kelima.

Saat balapan tersisa 12 lap, kesempatan Rins untuk meraih podium tertinggi makin terbuka pasca juara enam kali berturut-turut GP AS yakni pembalap Repsol Honda Marc Marquez juga terjatuh di tikungan 12. Marquez tidak bisa meneruskan balapan.

Sejak saat itu duel Rins lawan Rossi terjadi untuk merebutkan posisi terdepan.Hingga pada akhirnya di empat lap tersisa pembalap Spanyol itu mampu mengambil alih pimpinan lomba.

Namun, Rins sempat membuat kesalahan pengereman di tikungan sebelas. Rossi menyalip lagi. Tapi Rins lagi-lagi mengambil alih pimpinan lomba setelah Rossi juga sedikit melebar.

“Di lap terakhir aku mencoba tenang. Aku tahu Rossi jauh lebih berpengalaman di situasi ini. Dan akhirnya kami memang pantas untuk juara,” ucap pembalap 23 tahun tersebut.

Rossi mengaku sudah mengeluarkan kemampuan maksimal. Jatuhnya Marquez membuatnya sempat terkejut dan berfikir ini kesempatan besar untuknya meraih kemenangan pertama sejak 2017 di GP Belanda.

Tapi bayangan itu ternyata digagalkan oleh Rins. “Masalahku adalah Rins membalap dengan sangat cepat di akhir. Dia juga lebih baik dalam pengereman,” ucap pembalap 40 tahun tersebut. Balapan selajutnya akan berlangsung di Jerez pada 5 Mei mendatang. (irr)

Editor : izak-Indra Zakaria
#motogp