MENYEBUT tatico Portugal di Ligue 1, Leonardo Jardim-lah yang paling mudah diingat. Dia sudah hampir lima musim merasakan atmosfer Ligue 1. Jardim juga masih jadi pelatih Portugal kedua yang berhasil mengangkat L'Hexagoal, sebutan trofi juara Ligue 1, bersama AS Monaco. Namun, Jardim musim ini punya teman sekompatriot di jajaran entraineur Ligue 1.
Ya, Andre Villas-Boas-lah orangnya. AVB, akronim nama Villas-Boas, datang ke Ligue 1 musim ini bersama Olympique de Marseille. Dia jadi orang Portugis kesembilan yang duduk di kursi pelatih klub-klub dalam liga tertinggi di Prancis tersebut. Selain Villas-Boas, Jardim telah punya satu rekan sekompatriot lain, Paulo Sousa.
Bedanya Sousa sudah membesut Girondins de Bordeaux sejak 17 Maret lalu. Di Ligue 1 musim lalu, Sousa finis lebih bagus dari Jardim. Kalau Bordeaux finis di peringkat ke-14, maka Les Monegasques, julukan Monaco, di tangan Jardim mengakhiri musim satu setrip dari jurang degradasi.
Tak mau bernasib seperti Jardim dan Sousa saat musim debutnya di Ligue 1, Villas-Boas ingin meneruskan “Champions Project” Marseille yang gagal di era Rudi Garcia. Persis dengan namanya proyek ini awalnya bertujuan untuk mengembalikan Les Phoceens, julukan Marseille, ke ajang Liga Champions.
Terakhir, klub ini berlaga di Liga Champions saat 2013 – 2014. Musim ini, dengan cuma finis di posisi kelima, Marseille tak akan turun di ajang Eropa mana pun. Baik Liga Champions atau Liga Europa. ''Proyek AVB di Marseille!'' begitu yang dituliskan situs beIN Sports, tentang Marseille musim ini.
''Tiga besar di musim ini,'' koar mantan tactician Chelsea dan Tottenham Hotspur itu saat diwawancarai TV5 Monde. Tak mudah, karena Marseille sedang berada dalam pengawasan dari UEFA setelah terkena pelanggaran Financial Fair Play (FFP). Makanya Marseille membeli satu pemain baru saja musim panas ini, striker Dario Benedetto dibeli dari Boca Juniors senilai EUR 14 juta (Rp 223,7 miliar) dan meminjam Alvaro Gonzalez dari Villarreal.
Pilar-pilar seperti Florian Thauvin, Dimitri Payet, Kevin Strootman, Luiz Gustavo, Steve Mandanda, Adil Rami, dan Valere Germain masih dipertahankan. Sayang, proyek AVB tak bisa terlihat dalam pramusim. Dari lima laga, hanya dua kali kemenangan didapat Marseille. Satu di antaranya kemenangan atas Sousa, 2-1, 19 Juli lalu. ''Saya tak peduli finis di posisi berapa pada musim ini,'' seru Sousa, dalam situs Web Girondins. (ren)
Editor : izak-Indra Zakaria