BURSA transfer putaran kedua kemarin tampaknya benar-benar dimanfaatkan Semen Padang untuk berbenah. Untuk mempertajam lini depan sebagai harapan mengerek posisi dari zona degradasi, manajemen Kabau Sirah mendatangkan Vanderlei Francisco. Nah, pilihan tersebut sepertinya tepat.
Semen Padang sukses mempecundangi Badak Lampung pada laga pekan ke-22 (5/10). Datang sebagai tim tamu, mereka mampu mencuri angka sempurna setelah menang tipis 1-0. Vanderlei muncul sebagai aktor kemenangan setelah sukses menjebol gawang Badak Lampung 2 menit sebelum laga usai.
Pemain asal Brasil tersebut memang tampil agresif pada Derby Sumatra tersebut. Selain menjadi penentu kemenangan, Vanderlei mencatatkan dua umpan kunci. Pemain 32 tahun itu total melesatkan empat tembakan. Akurasi umpannya juga mencapai 83 persen.
Atas catatannya itu, Vanderlei masuk tim terbaik pekan ke-22 versi Jawa Pos yang bekerja sama dengan Statoskop. Ini sekaligus pertama bagi Vanderlei terpilih menjadi salah satu yang terbaik.
”Dia kan memang pemain baru yang datang di putaran kedua. Vanderlei memang pemain yang cepat beradaptasi dengan sepak bola Indonesia,” ucap asisten pelatih Semen Padang Weliansyah.
Hadirnya Vanderlei mulai memberikan pengaruh positif bagi Kabau Sirah. Meski belum mentas dari posisi juru kunci, performa Semen Padang sudah menunjukkan peningkatan pada putaran kedua ini.
”Datangnya Vanderlei ke Semen Padang memang memberikan perubahan signifikan. Kami sangat bersyukur bisa mendatangkan pemain yang bisa meningkatkan gairah agresivitas tim,” kata Weliansyah.
Di mata Weliansyah, sebagai pemain asing, Vanderlei tak sungkan bergaul dengan pemain lain. Di luar lapangan, Vanderlei dinilai sebagai pemain yang berperangai baik. Di dalam lapangan pun menurut Weliansyah, Vanderlei merupakan pemain yang memilki skill bagus dan pintar mencari posisi.
”Ini yang kami harapkan. Mencari pemain yang bisa membawa dampak lebih baik dibandingkan putaran pertama kemarin. Semoga dia bisa jaga performa dan menambah koleksi golnya,” jelas Weliansyah.
Di sisi lain, selain Vanderlei, pada pekan ke-22 ini juga pertama kalinya bagi Guilherme Batata masuk tim terbaik versi Jawa Pos dan Statoskop. Batata bisa membuktikan bahwa lini tengah PSS Sleman tidak hanya mengandalkan Brian Ferreira. Ini juga sebagai ajang pembuktian bagi Batata yang sempat diremehkan karena datang ke Sleman dengan kondisi cedera. (nia/gus/jpg/ndy/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria